Menu

Mode Gelap
 

Bukan Hanya Perempuan, Laki-laki Pun Bisa Di KB Lewat Oprasi

- Nusakata

18 Nov 2025 11:47 WIB


					Foto: Zamhir Setiawan. BKKBN (Dok/Ist) Perbesar

Foto: Zamhir Setiawan. BKKBN (Dok/Ist)

NUSAKATA.COM – Warga Kabupaten Lebak, Banten, dianjurkan untuk mengikuti program keluarga berencana (KB). Imbauan ini disampaikan oleh Direktur Bina Kualitas pada BKKBN, Zamhir Setiawan.

Menurut Zamhir, program KB bukan hanya bertujuan membatasi jumlah kelahiran, tetapi juga untuk memastikan anak mendapatkan pengasuhan dan haknya secara optimal.

“Contohnya pemenuhan gizi dan pendidikan anak usia dini dapat lebih maksimal. Jadi KB bukan semata-mata soal membatasi kelahiran, tetapi menciptakan keluarga yang berkualitas,” ujarnya. Dilansir, Selasa (18/11/2025).

Ia menambahkan bahwa melalui KB, jarak kelahiran dapat diatur minimal dua tahun, idealnya tiga tahun. Zamhir juga menekankan pentingnya konsultasi bagi perempuan yang tidak cocok dengan metode KB tertentu agar dapat mengetahui kondisi kesehatannya.

Bagi perempuan yang tidak cocok menggunakan KB, laki-laki bisa mengambil peran melalui penggunaan kondom atau menjalani metode operasi permanen (MOP).

“Setiap orang berbeda, ada yang cocok memakai hormon dan ada yang tidak. Karena itu perlu dilihat masalahnya dan dicari alternatif yang tepat,” jelasnya.

Selain mendorong perempuan mengikuti KB, kini laki-laki juga dianjurkan mempertimbangkan vasektomi atau MOP.

“MOP menjadi pilihan jika suami sudah yakin tidak ingin memiliki anak lagi,” katanya.

“Namun penggunaan kondom tetap menjadi cara paling sederhana jika istri tidak cocok menggunakan KB,” tambahnya.

 

Mengenal Vasektomi

Metode Operasi Pria (MOP) atau vasektomi, sebagaimana dijelaskan oleh disdukkbpppa.bandung.go.id, adalah prosedur medis yang menghentikan kemampuan reproduksi pria melalui pemotongan atau pengikatan saluran sperma (vas deferens), sehingga sperma tidak dapat keluar dan pembuahan tidak berlangsung.

 

Profil Vasektomi:

– Sangat efektif

– Tidak memiliki efek samping jangka panjang

– Prosedurnya aman dan sederhana

–  Efektif setelah 20 kali ejakulasi atau setelah 3 bulan

– Membutuhkan konseling dan persetujuan tindakan (informed consent)

 

Batasan:

Vasektomi merupakan tindakan sukarela yang dilakukan pada pria yang bahagia dan sehat, untuk menghentikan fungsi reproduksinya melalui penutupan saluran sperma sehingga sperma tidak dapat bertemu dengan ovum.

Baca Lainnya

IPNU Pandeglang Ingatkan Pengawasan Ketat Program MBG, Cegah Pengurangan Porsi dan Kualitas

28 February 2026 - 17:31 WIB

Tim UAR Ikuti Jambore Potensi SAR Nasional di Green Belt PIK 2

15 February 2026 - 15:09 WIB

Puluhan Siswa SDN 1 Cikeusik Wanasalam Datangi Dapur MBG

13 February 2026 - 15:00 WIB

Tekan Narkoba dan Bullying, FH UNSA–Polres Sumbawa Edukasi Pelajar SMAN 1 Moyo Utara

11 February 2026 - 15:16 WIB

Dari Kampus Global Road to Muktamar Mathla’ul Anwar XXI : UNMA Selenggarakan Seminar Internasional

6 February 2026 - 01:06 WIB

Isi Surat Yang Dibuat Untuk Orang Tua, Polisi Dalami Bullying

5 February 2026 - 05:11 WIB

Trending di Nasional