Home Nasional Yakuza Bukan Hanya Di Negara Luar, Di Indonesia Pun Ada

Yakuza Bukan Hanya Di Negara Luar, Di Indonesia Pun Ada

42
0

NUSAKATA.COM – Deklarasi organisasi bernama Yakuza Maneges di Kota Kediri, Jawa Timur, belakangan menjadi sorotan publik. Meski namanya identik dengan kelompok mafia Jepang, organisasi ini justru memiliki visi yang berbeda dengan menitikberatkan pada kegiatan sosial dan spiritual untuk membantu kalangan marjinal.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detikcom yang dikutip pada minggu (17/5/2026), komunitas tersebut hadir sebagai ruang pemberdayaan sekaligus dakwah bagi masyarakat yang kerap tersisihkan. Yakuza Maneges bergerak di bawah kepemimpinan Gus Thuba dengan membawa semangat dakwah inklusif yang terinspirasi dari ajaran ulama kharismatik asal Kediri, Gus Miek.

Lalu, apa sebenarnya Yakuza Maneges?

Komunitas ini dipimpin langsung oleh Gus Thuba dan dibangun dengan semangat dakwah terbuka yang meneladani metode dakwah Gus Miek. Tokoh muda yang dikenal dekat dengan dunia spiritual dan budaya pesantren itu meresmikan Yakuza Maneges sebagai gerakan sosial-spiritual yang memiliki ideologi khas untuk merangkul masyarakat pinggiran.

Acara peresmian komunitas tersebut juga dihadiri oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, yang menyampaikan apresiasi atas lahirnya organisasi tersebut.

Gus Thuba, yang memiliki nama lengkap Thuba Topo Broto Maneges, mengaku sangat terinspirasi oleh sosok Gus Miek. Ia menjadikan pendekatan dakwah sang ulama sebagai metode yang diterapkan langsung di tengah masyarakat.

Secara spiritual dan ideologis, Gus Thuba merasa memiliki keterkaitan yang kuat dengan ajaran Gus Miek. Ia meyakini bahwa kelompok yang sering dicap “nakal”, “preman”, atau “terbuang” justru merupakan sasaran dakwah yang paling penting. Menurutnya, mereka bukan untuk dijauhi atau dihakimi, melainkan dirangkul dan diberdayakan.

Terkait nama “Yakuza” yang sering menimbulkan kontroversi, Gus Thuba menegaskan bahwa pemilihan nama tersebut dilakukan dengan penuh kesadaran dan memiliki filosofi tersendiri.

“Di bawah kepemimpinan saya, organisasi ini berdiri dengan semangat kemanusiaan dan spiritualitas yang kuat. Yakuza Maneges menjadi tempat bagi saudara-saudara kita yang sering disebut sebagai santri jalur kiri,” ujar Gus Thuba dalam Berbagainya, sebagaimana dikutip dari Detikcom.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here