Home Daerah Pemuda Soroti Ketimpangan dan Tantangan di Usia 66 Tahun Sumbawa

Pemuda Soroti Ketimpangan dan Tantangan di Usia 66 Tahun Sumbawa

18
0

NUSAKATA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Sumbawa, sejumlah tokoh muda memberikan pandangan kritis terhadap capaian dan tantangan yang masih dihadapi daerah ini.

Ketua KNPI Sumbawa, Aryan Perdana Putra S,si. serta Ketua Demisioner BEM Fakultas Hukum Universitas Samawa (UNSA), Basrul Ahmad Alwi, menyoroti berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian serius pemerintah.

Aryan menyatakan bahwa di usia 66 tahun, Sumbawa telah menunjukkan banyak capaian pembangunan yang membanggakan di berbagai sektor.

Namun, ia juga menyoroti adanya ketimpangan di bidang infrastruktur, aksesibilitas wilayah, fasilitas kesehatan, pendidikan, serta permasalahan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang masih mendera.

“Kolaborasi antara pemuda dan pemerintah perlu lebih ditingkatkan. Pemuda bukan hanya agen perubahan (agent of change), tetapi juga pemilik perubahan (investor of change),” ujar Aryan saat dihubungi via WhatsApp.

Ia mendorong peningkatan program kepemudaan yang bersinergi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Misalnya, program petani milenial di bidang pertanian, gerakan muda mengabdi di sektor pendidikan, serta inovasi di bidang kesehatan, lingkungan, dan kewirausahaan.

“Kami berharap Sumbawa terus berbenah dan berinovasi guna menghasilkan program akseleratif untuk mencapai target pembangunan berkelanjutan, memanfaatkan bonus demografi dan potensi sumber daya alam menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Aryan.

Sementara itu, Basrul Ahmad Alwi menegaskan bahwa Sumbawa saat ini masih jauh dari kondisi ideal yang diharapkan masyarakat, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan infrastruktur.

“Banyak program seharusnya diprioritaskan, seperti pengembangan sektor kelautan dengan bantuan dan subsidi bagi nelayan serta petani. Inilah wajah asli Sumbawa dengan kesuburan tanahnya,” kata Basrul.

Ia juga mengkritik kurangnya pemberdayaan pemuda di Sumbawa. Menurutnya, masih banyak pemuda yang tidak dapat melanjutkan pendidikan tinggi karena alasan biaya, serta tingginya angka pengangguran.

“Pemerintah harus menjamin kehidupan pemuda dengan membuka lapangan pekerjaan yang luas dan memberikan peluang sebesar-besarnya untuk mengembangkan potensi mereka,” tegas Basrul.

Harapan Bersama untuk Masa Depan Sumbawa

Kita berharap agar Sumbawa dapat menjadi tempat yang lebih makmur, nyaman, aman, dan membahagiakan bagi masyarakatnya.

Dengan kolaborasi antara pemuda dan pemerintah, berbagai tantangan dapat diatasi demi kemajuan yang berkelanjutan. (Doni Sanjaya Saputra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here