Home Nasional Pelatihan Urban SAR 2026 di Banten Resmi Ditutup Ketum UAR

Pelatihan Urban SAR 2026 di Banten Resmi Ditutup Ketum UAR

18
0

NUSAKATA.COM – Ketua Umum Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR), H. Endang Sudrajat, ST, MT, secara resmi menutup Pelatihan Urban Search and Rescue (USAR) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 19 – 21 Juni 2026, di Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten, Kota Serang.

Pelatihan yang diikuti 25 relawan dari 10 Koordinator Wilayah (Korwil) UAR se-Indonesia tersebut merupakan hasil kerja sama UAR dengan Basarnas Banten dalam upaya meningkatkan kapasitas relawan di bidang pencarian dan pertolongan, khususnya pada penanganan bangunan runtuh di wilayah perkotaan (Urban SAR).

Dalam berbagai hal, Endang Sudrajat menegaskan bahwa pelatihan bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai kondisi darurat dan bencana.

“Setelah kembali ke daerah masing-masing, seluruh personel hkami meminta terus meningkatkan kapasitas diri melalui berbagai pelatihan, seminar, webinar, maupun media pembelajaran lainnya. Kesiapsiagaan harus terus dijaga,” ujarnya.

Ia juga mendorong seluruh peserta untuk terus mengembangkan kemampuan teknis penyelamatan, seperti High Angle Rescue Technique (HART), Collapsed Structure Search and Rescue (CSSR), Confined Space Rescue (CSR), Vehicle Accident Rescue (VAR), Medical First Responder (MFR), dan Water Rescue (WR).

Menurut Endang, perjalanan pengembangan Tim Urban SAR UAR masih panjang. Oleh karena itu, seluruh personel diminta tetap istiqamah, sabar menjalani proses, serta tetap semangat dalam menjalankan amanah kemanusiaan.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum UAR menyampaikan penghargaan kepada seluruh peserta, pengurus UAR di berbagai wilayah (Korwil) dan daerah (Korda), serta Kantor SAR Banten dan para instruktur Basarnas yang telah mendukung terselenggaranya pelatihan.

“Atas nama Pengurus Pusat UAR kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Dengan ini Pelatihan USAR 19 hingga 21 Juni 2026 secara resmi ditutup,” kata Endang.

Sebelumnya, instruktur Basarnas Banten, Sutrisno, yang mewakili Kepala Kantor SAR Banten, mengapresiasi kesungguhan peserta selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pembelajaran terdapat sikap tegas dari para instruktur.

“Semua itu dilakukan demi keberhasilan peserta dan keselamatan saat melaksanakan operasi SAR di lapangan,” ujarnya.

Selama tiga hari pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik lapangan dari para instruktur Basarnas Banten di antaranya Sutrisno, Reza, Vicky, dan Fauzan. Ketua Umum UAR juga turut memberikan materi Pengenalan USAR dan Klasifikasi INSARAG.

Kegiatan ditutup dengan simulasi Urban SAR yang mengintegrasikan seluruh materi pelatihan, mulai dari asesmen lokasi, pencarian korban, pembukaan akses, hingga pemberitahuan dan penanganan medis awal. Berbagai jenis peralatan USAR yang dikenalkan instruktur digunakan dalam simulasi penyelamatan korban gempa bumi 8,4 Magnitudo yang terjebak dalam runtuhan gedung.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Ukhuwah Al-Fatah Rescue mewujudkan para pejuang keman usiaan yang tangguh, sigap, dan profesional dalam mendukung berbagai operasi kemanusiaan dan kebencanaan di Indonesia. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here