PANDEGLANG, (NNC) – Dimalam Takbiran esoknya hari raya Idul Fitri 1445 Hijriyah, sejumlah pemuda menuai ribut hendak melaksanakan pawai obor malam perayaan Idul Fitri. 9/4/2024
Kejadian ini di Kampung Karya Mulya RT 001 RW 3 desa Pasireurih Kecamatan Cisata Pandeglang – Banten.
Kronologis kejadian diantaranya, saat beberapa kampung di desa pasireurih kecamatan cisata pandeglang banten melakukan pawai obor atau iring-iringan menunjukkan karya dari kampungnya Masing – masing yaitu dengan cara menghias masjid yang dibuat atau sejenisnya sambil di iringi dengan pawai obor atau rampak bedug.
Lain halnya, peristiwa tersebut malah ada sebuah pertunjukan keributan dijalan dengan kronologis pemuda kampung sebelah melakukan penyiraman air Aqua gelas ke rekan temannya, dan mengenai ke orang lain. Sontak saja seorang pemuda lain berteriak karena memang merasa tidak enak atas tindakan pemuda lain tersebut yang mengenainya.
Akibatnya menimbulkan perselisihan di lokasi jalan kejadian tepatnya di perapatan pangkalan kadupaeh Perbatasan Kecamatan cisata dan kecamatan saketi.
Baca Juga | Setelah Lama Merantau Suami Pulang Baru Satu Hari Satu Keluarga Tertimpa Rumah Hendak Tertidur Satu Keluarga
Antar pemuda ini yang kampungnya berbeda sempat dipisahkan oleh pihak terkait, agar tidak menimbulkan masalah lebih lanjut.
Setelah hampir selesai acara pawai teresebut, karena masih ingin meminta pertanggung jawaban dan mau menanyakan atas perbuatan pemuda yang menyiram air tersebut, sontak juga malah timbul keributan kembali tepatnya di Kampung Karyamulya desa pasireurih.

Untungnya, untuk pengamanan linmas, RT dan lainnya sampai melakukan tindakan klarifikasi atas pemohonan tersebut, bahkan dari pihak lalulintaspun sempat ikut melakukan tindakan penertiban.
Dikatakan salah satu tokoh masyarakat, Boling mengatakan jangan membuat keributan yang tidak jelas, kita nanti harus musyawarah dengan RT, para tokoh untuk melakukan upaya perdamaian antar kampung. Ucapnya
Baca Juga | Paguyuban Lembaga Desa Cilangkahan Beserta Pokdarwis Gotong Royong Benahi Jalan Menuju Pantai Talanca
Karena ini ada korban luka dan kepada pemuda kampung kita atas kejadian ini, maka kita harus meminta musyawarah agar tidak salah faham dan tidak ada tindakan hal yang tidak di inginkan. Tutupnya
“Lebih baik kita musyawarah dulu karena ini banyak orang siapa – siapa pelaku pemukulan dan siapa saksi yang melihatnya.” Tegasnya
Sampai berita ini terbit, para tokoh masyarakat antar kampung melakukan musyawarah dan mengumpulkan beberapa pemuda yang terlibat atas kejadian ini, didampingi juga oleh RT setempat, pihak kepala desa dan perangkat desa lainnya.
Adapun himbauan dari pihak desa pasireurih yaitu yang diberikan oleh sekdes pasireurih jaenudin, Informasi. Bahwa kejadian kesalahan fahaman antara kp. Karyamulya dan kp. Cijolang yang mengakibatkan perselisihan antara pemuda kp. Cijolang dengan kp. Karyamulya pada waktu takbir keliling tadi sudah diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat antara kedua belah pihak.
Dengan ini atas nama pemerintah Desa Pasireurih menghimbau jangan ada lagi hal-hal yang mengundang/memicu perselisihan tersebut atau kejadian yg lainnya di wilayah desa Pasireurih. Demikian, atas perhatiannya diucapkan terima kasih. 🙏








