Home Daerah Cegah Bullying, SDN Tatede Dalam Gelar Penyuluhan Hukum untuk Guru

Cegah Bullying, SDN Tatede Dalam Gelar Penyuluhan Hukum untuk Guru

45
0
Foto. SDN Tatede Dalam menggelar penyuluhan hukum tentang pencegahan bullying dan kekerasan di sekolah guna meningkatkan kompetensi guru melindungi siswa. Dok.(Ist).

NUSAKATA.COM – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tatede Dalam menggelar kegiatan penyuluhan hukum bertema “Peningkatan Kompetensi Guru dalam Memahami Perundungan dan Kekerasan” sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan kekerasan, Kamis (05/26).

Kegiatan tersebut diikuti seluruh guru dan tenaga kependidikan dengan menghadirkan narasumber Roli Pebrianto dari Fakultas Hukum Universitas Samawa (UNSA) yang juga menjabat sebagai Direktur Lembaga Bantuan Hukum Samalewa.

Kepala SDN Tatede Dalam, Janeda, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada narasumber yang telah memberikan pemahaman kepada para guru mengenai pentingnya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para pendidik untuk memperdalam pemahaman terkait cara mengenali, mencegah, dan menangani kasus perundungan maupun kekerasan terhadap siswa.

“Guru tidak hanya bertugas memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab menjaga keamanan dan kenyamanan peserta didik di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Roli Pebrianto menjelaskan bahwa pemahaman mengenai perundungan sangat penting dimiliki tenaga pendidik karena guru memiliki peran besar dalam melindungi hak-hak anak sekaligus membentuk karakter siswa.

“Perundungan dapat terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari fisik, verbal, hingga psikologis. Karena itu, guru harus mampu mengenali tanda-tanda awal agar kasus bisa dicegah dan ditangani secara tepat,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemahaman hukum terkait perlindungan anak agar setiap langkah penanganan yang dilakukan sekolah tetap sesuai prosedur dan tidak melanggar hak korban maupun pelaku.

Selain itu, para guru diharapkan dapat membangun budaya sekolah yang saling menghargai, aman, dan bebas dari tindakan kekerasan.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat antusias tinggi dari peserta. Para guru aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait penanganan kasus perundungan di lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan ini, SDN Tatede Dalam berharap seluruh tenaga pendidik semakin siap menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here