Nusakata.com – mengaku seorang mahasiswa dan sedang melakukan tugas kuliahnya, malah membuat kekonyolan terhadap para korban yang kebanyakan sekolah menengah atas (SMA).
Kejadian ini pernah ramai pada tahun 2017-2018, namun hanya segelintir orang yang mengetahuinya.
Dikarenakan belum memiliki banyak bukti, ada salah satu korban berinisian D bercerita dia di suruh meriview hijab menggunakan mika dan akan di foto.
Awalnya, inisial D ini dibawa kerumah untuk meriview semula berjalan baik-baik saja, hingga inisial D ini disuruh mengganti hijab menggunakan mika didalam kamarnya, yang dimana didalam rumah tersebut hanya ada pelaku dan korban, hingga tiba-tiba inisial D ini diikat dan matanya ditutup stelah itu dia membeberkan alat kelaminnya kedepan wajahnya korban.
Informasi yang di himpun team nusakata.com (20/9/2024). Kasus ini pun terjadi pada korban berinisial R dan melakukan hal yang sama, kejadian tersebut kebanyakan korban anak perempuan tingkat SMA yang berada di kabupaten Lebak – Banten.

Namun, kasus itu sempat di tutup dan hanya mengetahui beberapa korban yang pernah menjadi korbannya. Karena tidak memiliki banyak bukti, hingga kasus ini kembali mencuat dan bahkan korbannya lebih banyak lagi.
Namun, kali ini bahkan lebih parah para korban diiming-imingi mendapatkan hadiah hijab gratis dan bahkan dijadikan bintang film, tidak hanya itu para korban pun ada yang dibius hingga pingsan, yang lebih mengejutkannya lagi para korban ini adalah anak-anak SMA.
Para korban dibius, di ikat menggunakan lakban dengan mulut yang tertutup lakban serta mata yang juga ditutup, kasus ini bisa kembali mencuat karena ada inisial Y dan g mengungkap kasus ini dikarenakan teman Y ini adalah salah satu korbannya juga, yang ternyata lebih banyak korban lagi namun tidak berani untuk speak up, sehingga para korban hanya diam.
Pelaku ini dikenal baik, semasa SMA pelaku ini mengikuti banyak organisasi, bahkan dia juga salah satu coach futsal pada masa-masa kuliah. (Zi)








