Menu

Mode Gelap
 

Umat Hindu Kota Bekasi Rayakan Hari Kuningan di Pura Prajapati Jaha

- Nusakata

3 May 2025 13:46 WIB


					Photo: umat Hindu berfoto seusai menggelar persembahyangan Hari Raya Kuningan di Pura Prajapati Jaha (Ist) Perbesar

Photo: umat Hindu berfoto seusai menggelar persembahyangan Hari Raya Kuningan di Pura Prajapati Jaha (Ist)

NUSAKATA.COM – Umat Hindu Kota Bekasi memadati Pura Prajapati Jaha untuk melaksanakan persembahyangan Hari Raya Kuningan pada Sabtu (3/5/2025). Pura ini terletak di Jl. Rambutan No.48, Jatimekar, Kecamatan Jatiasih.

Hari Raya Kuningan dirayakan pada Sabtu Kliwon Wuku Kuningan, setiap 210 hari sekali. Tepatnya 10 hari setelah Galungan, yang merupakan perayaan kemenangan dharma (kebenaran), atas adharma (kejahatan).

Persembahyangan Kuningan merupakan saat tepat untuk menghaturkan penghormatan, rasa syukur angayubagia. Selain juga ungkapan rasa terima kasih atas perlindungan dari leluhur dan Ida Sang Hyang Widi Washa, Tuhan Yang Maha Esa.

Sejak pukul 08.00 WIB, suasana pura yang terletak di uluning setra (hulu taman makam) Jaha ini dipenuhi dengan wangi dupa. Lantunan kidung dari umat yang hadir berpadu dengan kicauan burung memperkuat suasana tambah khusyuk dan sakral. Persembahyangan dipimpin oleh Pinandita Jro Mangku Nyoman Sumandia diiringi Pinandita Sanggraha Nusantara Korwil Bekasi.

Menurut Nyoman Abadi, Ketua Sub Banjar Narogong (SBN), umat Hindu yang hadir sekitar 100 orang. Ia mengatakan Hari Raya Kuningan menjadi momentum penting untuk mepererat hubungan antar umat, khususnya semeton (warga) SBN yang guyub, rukun, dan bahagia.

“Kekompakan umat dari Sub Banjar Narogong, mulai dari anak-anak, remaja Sekeha Teruna Teruni Yowana Manggala (STTYM), hingga orang tua dan sesepuh, saling berbagi senyuman, memberi ucapan selamat hari raya, menciptakan suasana hangat yang penuh kedamaian”, ujar Nyoman Abadi.

Sementara itu, pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Bekasi, I Dewa Gede Sayang, mengatakan persembahyangan Hari Raya Kuningan umat Hindu Kota Bekasi di laksanakan di Pura Agung Tirta Bhuana dan di Pura Prajapati Jaha.

Ia menambahkan, keberadaan Pura Prajapati diampu tiga komunitas Banjar. Yang menjadi pengempon yaitu Banjar Bekasi, Banjar Hitakarma Pondok Gede, dan Banjar Halim Perdana Kusuma.

Dewa menambahkan, perayaan Kuningan ini bukan sekedar ritual, tetapi juga sebuah cara memupuk rasa kebersamaan. Selain itu, menjaga keberlanjutan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para leluhur.

“Perayaan Hari Kuningan, memiliki pesan sosial yang kuat, umat diajarkan untuk selalu bersyukur atas apa yang dimiliki. Kemudian, bhakti (sesaji) yang dipersembahkan menjadi simbol niat tulus untuk memberikan yang terbaik, baik untuk diri sendiri dan baik untuk orang lain,” sambungnya.

Sebagai tambahan informasi, umat Hindu memiliki komitmen solid menjaga prestasi Kota Bekasi yang kini merupakan Kota Toleran Terbaik Kedua se-Indonesia.

Persembahyangan Hari Raya Kuningan di Pura Prajapati Jaha berjalan lancar, selain dihadiri tokoh dan sesepuh Sub Banjar Narogong, Yayasan Yawapena, serta turut hadir pengurus PHDI Kecamatan Rawalumbu dan Bekasi Selatan. (Dewa).

Baca Lainnya

PSHT Cabang Pandeglang Gelar UKT Sabuk Hijau ke Putih di Lapangan Kodim 0601

10 February 2026 - 09:34 WIB

Angkat Peran Perempuan, KOPRI STAI KH. Abdul Kabier Gelar Sekolah Islam Gender VII

7 February 2026 - 09:39 WIB

Trauma Heeling SD IT Al Marhamah Pasca Banjir Bersama Al-Qur’an

4 February 2026 - 18:26 WIB

Wujud Kepedulian, Bidpropam Polda Banten Kunjungi Ponpes An-Nuroniah Dan Berikan Santunan

29 January 2026 - 13:19 WIB

Guna Tertib Administrasi: KOPRI PMII Komisariat STIT Al-Khairiyah Mengadakan Kajian Administrasi

28 January 2026 - 09:42 WIB

Ketika Sampah Tak Lagi Dibuang: Inisiatif KKN di Lebak Ubah Limbah Jadi Solusi

27 January 2026 - 21:54 WIB

Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Sindangsari menggelar kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Sampah Organik dan Anorganik yang dirangkaikan dengan pelatihan pembuatan pupuk organik dan eco paving, Selasa (27/1/2026), di Desa Sindangsari, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak.
Trending di Seni & Budaya