Home Hiburan Saat Perang Uhud Ini Percakapan Rasulullah Dan Para Sahabat

Saat Perang Uhud Ini Percakapan Rasulullah Dan Para Sahabat

4
0

Nusanews.co – Dalam Perang Uhud pada masa melawan kejahatan muslim, yang di lansir oleh nusanews.co, adapun beberapa percakapan diantaranya yaitu.

“Mengapa kalian tidak menjawabnya,” tanya Rasulullah SAW.

“Apa yang harus kami katakan?” Mereka ganti bertanya kepada beliau. Beliau menjawab, “Jawablah: Allah SWT lebih tinggi dan lebih Agung’.” Abu Sufyan berseru lagi,”Kami punya Uzza dan kalian tidak memilikinya.” “Mengapa kalian tidak menjawabnya?” tanya Rasulullah SAW kepada para sahabat.

“Apa yang harus kami katakan?” Mereka ganti bertanya.

Beliau menjawab,”Jawablah, Allah SWT adalah penolong kami dan kalian tidak mempunyai seorang penolong pun.”

Abu Sufyan berseru lagi, “Kalau sudi naiklah engkau ke sini. Perang ini sudah membalaskan Perang Badr. Peperangan sudah imbang.”

Umar menjawab, “Tidak sama. Orang-orang kami yang terbunuh berada di surga, sedangkan orang-orang kalian yang terbunuh ada di neraka.”

Kemudian Abu Sufyan berkata lagi, “Wahai Umar, kemarilah!” Rasulullah SAW bersabda, ” Hampirilah dia, lihat apa maunya!”

Maka Umar menghampiri Abu Sufyan. Setelah mendekat, Abu Sufyan bertanya, “Demi Allah aku memohon kepadamu wahai Umar, apakah kami benar-benar telah membunuh Muhammad ?”

“Demi Allah SWT, sama sekali tidak,”jawab Umar,”beliau pun bisa mendengar perkataanmu saat ini.”

Abu Sufyan berkata, “Bagiku engkau lebih jujur dan lebih baik daripada Ibnu Qami’ah. Karena Ibnu Qami’ah yang berteriak saat pertempuran sedang berkecamuk, bahwa dia telah membunuh beliau.”

Ibnu Ishaq menuturkan, setelah Abu Sufyan dan orang-orang yang bersamanya berbalik arah untuk kembali ke Makkah, dia berseru, “Tempat yang telah disepakati pada tahun depan adalah Badr.”

Rasulullah SAW bersabda kepada salah seorang di antara sahabat,”Jawablah, ’Ya. Di sanalah tempat yang telah disepakati antara kami dan kamu’.”( Sirah An-Nabawiyah, Ibnu Hisyam, 2/94.)

Kemudian Rasulullah SAW mengutus Ali bin Abu Thalib, seraya bersabda, “Pergilah dan buntutilah mereka. Lihatlah apa yang mereka lakukan dan apa yang mereka kehendaki. Jika mereka mengikat kuda dan menaiki ontanya, berarti mereka pergi menuju Makkah. Namun jika mereka menaiki kuda dan mengikat ontanya, berarti mereka hendak menuju Madinah. Demi yang diriku ada di Tangan-Nya, jika mereka menghendaki yang demikian itu, maka aku benar-benar akan menghadapi mereka di sana dan menggempur mereka.”

Ali menuturkan, “Lalu aku membuntuti mereka untuk melihat apa yang mereka kerjakan. Ternyata mereka mengikat kuda dan menaiki onta. Mereka pergi ke Makkah.”

 

Dari sumber : Sirah Nabawiyah ditulis oleh Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri Penerjemah Kathur Suhardi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here