
NUSAKATA.COM- Pemerintah resmi menetapkan libur awal Ramadhan 2025 bagi siswa di seluruh Indonesia. Berdasarkan Surat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri yang diterbitkan pada 21 Januari 2025, libur awal Ramadhan berlangsung dari 27 Februari hingga 5 Maret 2025. SEB ini ditandatangani oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Agama Nasaruddin, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Dalam SEB 3 Menteri Nomor 2 Tahun 2025 dan Nomor 400.1/320/SJ, pemerintah mengatur pembelajaran selama bulan Ramadhan, termasuk jadwal libur, waktu masuk sekolah, serta libur perayaan Idul Fitri.
Meskipun libur sekolah, siswa tetap menjalani pembelajaran mandiri sesuai penugasan dari masing-masing sekolah.
Di Kota Bekasi, beberapa siswa memanfaatkan libur ini untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat nasional.
Salah satunya adalah I Dewa Ayu Prisha, seorang siswi beragama Hindu. Ia merupakan murid kelas IV dari Sepanjang Jaya Rawalumbu yang akrab dengan sapaan Prisha.
Pada Jumat, 28 Februari 2025, ia tengah mempersiapkan diri mengikuti ajang Competition of Religion, Art, Science and Technology (CoRAST) Widyalaya dan Pasraman Tingkat Nasional 2025.
Kompetisi ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu. Ajang bergengsi ini bertujuan mengembangkan kreativitas, kecerdasan, dan spiritualitas bagi siswa Hindu di Indonesia.
CoRAST Widyalaya dan Pasraman Tingkat Nasional 2025 dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 19-22 Mei 2025 dan akan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Pasraman Tirta Bhuana Kota Bekasi Kirimkan Siswa Mewakili Jawa Barat
Prisha, bersama dua rekannya dari Pasraman Tirta Bhuana Kota Bekasi, Sri Purnima Dewi dan Chaitanya Anandini, akan mewakili Provinsi Jawa Barat dalam kategori Lomba Cerdas Cermat Tingkat Sekolah Dasar.
Ketiganya berhasil lolos ke tingkat nasional setelah menjuarai seleksi tingkat provinsi yang digelar pada Desember 2024. Mereka mengalahkan delapan perwakilan dari berbagai kota dan kabupaten se- Jawa Barat.
“Saya bersama teman-teman akan menggunakan waktu liburan untuk rutin berlatih mempersiapkan diri menghadapi kompetisi ini. Kami ingin memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Jawa Barat di ajang nasional,” ujar Prisha dengan penuh semangat.
Ia pun menceritakan, guru dan mentor mereka dari Pasraman Tirta Bhuana telah siap membantu dalam memperdalam materi. Selain penguasaan materi akademik, Prisha, Purnima, dan Chaitanya juga akan ditempa untuk memperkuat keterampilan berpikir kritis, kerja sama tim, serta kecepatan dalam menjawab pertanyaan.
“Saya senang karena akan mendapatkan kesempatan bertemu dengan teman-teman se-Indonesia. Selain itu, sekolah pasraman dan orang tua sangat mendukung kami. Doakan kami bisa memberikan yang terbaik untuk Jawa Barat di kompetisi nanti”, pungkasnya.






