NUSAKATA.COM – Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyatakan telah meluncurkan gelombang awal serangan rudal dan drone ke wilayah Palestina yang berada di bawah pendudukan Israel.
Langkah ini disebut sebagai respons atas dugaan agresi dan tindakan kriminal yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Informasi tersebut dilaporkan oleh Islamic Republic News Agency (IRNA) pada Sabtu (28/2/2026).
IRGC menegaskan bahwa mereka telah memulai serangan besar-besaran menggunakan rudal dan pesawat nirawak yang menyasar wilayah pendudukan Israel.
Dalam pernyataannya yang dikutip Tasnim News Agency, IRGC menyebutkan bahwa aksi tersebut merupakan balasan atas serangan yang ditujukan kepada Republik Islam Iran.
Tasnim juga melaporkan bahwa pada Sabtu pagi, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah kota di Iran, termasuk ibu kota Teheran.
Beberapa ledakan keras terdengar di Teheran, disertai kepulan asap tebal yang membumbung ke udara. Dentuman serupa dilaporkan terjadi di Isfahan, Qom, Karaj, Tabriz, serta Kermanshah.
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui video berdurasi sekitar delapan menit yang diunggah ke media sosial pada hari yang sama, sebagaimana dikutip The New York Times, menyatakan bahwa AS telah memulai “operasi tempur besar-besaran” di Iran.
Pihak Israel juga menyampaikan bahwa mereka turut melakukan serangan terhadap Iran.





