Menu

Mode Gelap
 

Maspupah Ahriyanti: Perempuan Masa Kini Bukan Sekadar Pelengkap, Tapi Penggerak Perubahan Sosial

- Nusakata

18 Oct 2025 15:11 WIB


					Foto : Maspupah Ahriyanti (Perempuan Masa Kini Bukan Sekadar Pelengkap, Tapi Penggerak Perubahan Sosial). Perbesar

Foto : Maspupah Ahriyanti (Perempuan Masa Kini Bukan Sekadar Pelengkap, Tapi Penggerak Perubahan Sosial).

NUSAKATA.COM– Peran perempuan di era modern semakin menonjol di berbagai sektor kehidupan. Tak hanya terbatas pada ranah domestik, perempuan kini turut mengambil posisi penting dalam dunia kerja, politik, pendidikan, hingga teknologi.

Menurut data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), partisipasi perempuan dalam dunia kerja mencapai 56,3% pada tahun 2025, meningkat signifikan dibandingkan lima tahun sebelumnya. Angka ini mencerminkan terbukanya kesempatan yang lebih luas bagi perempuan Indonesia untuk berkembang dan berkontribusi secara aktif.

Tak hanya itu, semakin banyak perempuan yang menduduki posisi strategis, baik di pemerintahan maupun di sektor swasta. Beberapa kepala daerah perempuan berhasil menunjukkan kinerja unggul dalam memimpin daerahnya, dan banyak pula pengusaha muda perempuan yang sukses mengembangkan bisnis berbasis digital.

Meski begitu, berbagai tantangan masih membayangi. Isu kesenjangan upah, kekerasan berbasis gender, serta diskriminasi di tempat kerja tetap menjadi perhatian serius. Pemerintah bersama berbagai organisasi terus berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak pada perlindungan dan pemberdayaan perempuan.

Aktivis perempuan, Maspupah Ahriyanti, menegaskan bahwa perempuan masa kini memiliki semangat yang luar biasa dalam memperjuangkan kesetaraan.

“Perempuan sekarang bukan hanya menjadi pelengkap, tetapi juga penggerak perubahan sosial. Kita melihat semakin banyak perempuan yang berani bersuara, berpendapat, dan mengambil keputusan besar,” ujarnya.

Pernyataan Maspupah ini menjadi cerminan bahwa perempuan Indonesia semakin menyadari perannya sebagai agen perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, bukan lagi sebagai pihak yang berada di belakang layar.

Baca Lainnya

Kajian Akademisi Soroti Lemahnya Daya Ikat Inbup Ritel Sumbawa, Berpotensi Bertentangan dengan Perda

29 January 2026 - 12:53 WIB

Negara Kehilangan Nurani: Nakes dan Guru Terpinggirkan oleh Kebijakan Instan

23 January 2026 - 20:51 WIB

Krisis Ekologi Pesisir Jawa Tengah: Perspektif Keadilan Sosial Dan Ekonomi Masyarakat

15 January 2026 - 12:04 WIB

Aktivis Aditia Nilai TPP Ada Hal Konyol

8 January 2026 - 10:35 WIB

Pandeglang sebagai Ruang Belajar, Rantau yang Membentuk Kesadaran, Relasi, dan Karakter Mahasiswa Maluku

3 January 2026 - 19:58 WIB

Pemerhati Nilai Kepemimpinan Dewi-Iing Hadirkan Pelayanan Publik Yang Berorintasi Kebutuhan Warga

29 December 2025 - 17:04 WIB

Trending di Opini