Menu

Mode Gelap
 

Pentingnya Melasti di Laut Desa Segarajaya Bekasi Bagi Umat Hindu Jawa Barat, Ini Penjelasannya

- Nusakata

15 Mar 2025 10:04 WIB


					Pentingnya Melasti di Laut Desa Segarajaya Bekasi Bagi Umat Hindu Jawa Barat, Ini Penjelasannya (Do/Ist) Perbesar

Pentingnya Melasti di Laut Desa Segarajaya Bekasi Bagi Umat Hindu Jawa Barat, Ini Penjelasannya (Do/Ist)

NUSAKATA.COM – Upacara Melasti adalah ritual penyucian diri yang sangat penting bagi umat Hindu, yang dilaksanakan menjelang Hari Raya Nyepi. Umat Hindu Kota Bekasi dan sekitarnya memiliki populasi terbesar di Provinsi Jawa Barat.

Melasti di pesisir laut Desa Segarajaya Kecamatan Tarumajaya memiliki arti sangat penting. Hal tersebut diungkapkan oleh Ida Pedanda Gde Sebali Waisnawa Mahardika saat meninjau (macecingak) lokasi melasti, pada Sabtu, (15/03/2025).

“Upacara ini bertujuan untuk membersihkan bhuana agung (alam semesta) dan bhuana alit (diri manusia) dari segala kotoran atau hal-hal negatif, baik secara lahir maupun batin,” ujarnya.

Ida Pedanda Gde menambahkan bahwa umat Hindu percaya bahwa melasti adalah cara untuk membersihkan diri dari segala pengaruh energi negatif. Juga merupakan bagian dari persiapan spiritual setiap orang (umat Hindu) sebelum memasuki Tahun Baru Saka 1947.

“Air suci (tirta amerta) yang digunakan dalam ritual melasti melambangkan sumber kehidupan dan penyucian,” sambungnya.

Selain itu, ritual melasti yang akan dilaksanakan pada Minggu, 23 Maret 2025 mendatang juga menjadi pengingat bagi semua umat manusia untuk menjaga keseimbangan alam, selalu berbuat baik agar kehidupan tetap harmonis.

Saat acara macecingak, Ida Pedanda Gde, didampingi oleh Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Bekasi Letkol Purn I Gusti Made Rudhita dan jajarannya.

Turut hadir mendampingi Pinandita (pemangku) Pura Agung Tirta Bhuana Bekasi dan Panitia Nyepi Banjar Bekasi dari Sub Banjar Cibening.

 

Saka Bhoga Sevanam, Berbagi Ribuan Paket Takjil

Pada saat yang sama, Ketua PHDI Kota Bekasi I Gusti Made Rudhita, meyampaikan bahwa umat Hindu akan berbondong-bondong mengikuti upacara melasti.

Rudhita menambahkan, ada beberapa rangkaian acara dalam rangka perayaan Nyepi di Kota Bekasi. Yang terdekat adalah giat Saka Bhoga Sevanam, yaitu berbagi makanan (bhoga) kepada kaum duafa. Selain itu juga ada giat berbagi takjil untuk berbuka puasa.

“Besok, hari Minggu (16/03/2024), di sekitar Pura Agung Tirta Bhuana, umat Hindu akan melaksanakan giat Saka Bhoga Sevanam. Berbagi ribuan paket Takjil, Ibu Wakil Menteri Pariwisata juga sedianya akan hadir berbaur berbagi untuk kaum duafa,” ujar Rudhita.

Sebagai tambahan informasi, Rudhita menyebutkan bahwa panitia Nyepi juga mempersiapkan santunan untuk anak yatim piatu Hindu di Kota Bekasi. Giat santunan ini akan difasilitasi oleh Badan Banjar Bekasi Peduli. Selanjutnya, pada hari tawur kesanga sehari menjelang Nyepi, Jumat (28/03/20250 umat Hindu Kota Bekasi akan melaksanakan pawai ogoh-ogoh.

Rudhita menutup penjelasannya, menyebut Kelian (Ketua) Banjar SDHD Bekasi sebagai penangung jawab rangkaian Nyepi. Berkat koordinasi yang baik, rencana giat bazar, baksos, melasti, tawur kesanga, catur brata penyepian, dan Dharmasanti harapannya semua berjalan lancar. (Dewa).

Baca Lainnya

Angkat Peran Perempuan, KOPRI STAI KH. Abdul Kabier Gelar Sekolah Islam Gender VII

7 February 2026 - 09:39 WIB

Trauma Heeling SD IT Al Marhamah Pasca Banjir Bersama Al-Qur’an

4 February 2026 - 18:26 WIB

SPPG 02 Sindanghayu berdayakan BUMDES Sindanghayu Tebar 10 Ribu Ikan Lele

30 January 2026 - 19:43 WIB

Wujud Kepedulian, Bidpropam Polda Banten Kunjungi Ponpes An-Nuroniah Dan Berikan Santunan

29 January 2026 - 13:19 WIB

Guna Tertib Administrasi: KOPRI PMII Komisariat STIT Al-Khairiyah Mengadakan Kajian Administrasi

28 January 2026 - 09:42 WIB

Ketika Sampah Tak Lagi Dibuang: Inisiatif KKN di Lebak Ubah Limbah Jadi Solusi

27 January 2026 - 21:54 WIB

Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Sindangsari menggelar kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Sampah Organik dan Anorganik yang dirangkaikan dengan pelatihan pembuatan pupuk organik dan eco paving, Selasa (27/1/2026), di Desa Sindangsari, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak.
Trending di Seni & Budaya