Menu

Mode Gelap
 

Kartar Pamubulan Bakal Laporkan PT. Cemindo Ke Disnaker & Imigrasi Serang Soal TKA China Masuk

- Nusakata

3 Dec 2024 02:31 WIB


					Kartar Pamubulan Bakal Laporkan PT. Cemindo Ke Disnaker & Imigrasi Serang Soal TKA China Masuk (Foto Warga Musyawarah) Perbesar

Kartar Pamubulan Bakal Laporkan PT. Cemindo Ke Disnaker & Imigrasi Serang Soal TKA China Masuk (Foto Warga Musyawarah)

Nusakata.com – Puluhan karyawan korban PHK PT. Dinamika Mitra Huresindo selaku Vendor di PT. Cemindo Gemilang Menggandeng Karang Taruna untuk melakukan musyawarah di Desa Pamubulan Kecamatan Bayah Kab. Lebak Provinsi Banten.

Tommy, selaku Ketua Karang Taruna Desa Pamubulan Kecamatan Bayah menyampaikan kepada awak media, akan menindaklanjuti keluhan korban PHK oleh PT. Dinamika Mitra Huresind (DMH) selaku vendor di PT. Cemindo Gemilang, yang Senin kemarin tanggal 2 Desember 2024 talah melakukan musyawarah bersama Pemdes Pamubulan, Ujarnya (02/12/2024)

Menurut Tommy, bahwa PHK ini didasari faktor kesengajaan atau kesewenang-wenangan karena kami mengetahui banyaknya TKA cina masuk ke pabrik PT. Cemindo Gemilang, seolah-olah menggantikan korban PHK.

Seharusnya pekerja lokal itu, sudah menjadi prioritas utama bagi pelaku usaha atau perusahaan yang ada didaerah kami, apalagi desa kami menjadi wilayah terdampak (ring 1). Seperti PT. Cemindo Gemilang selaku owner vendor seharusnya dapat mengintruksikan kepada vendor-vendornya agar pekerja lokal menjadi prioritas sesuai skill nya masing-masing.

“Kami bersama korban PHK menyampaikan persoalan ini ke Pemdes Desa terlebih dahulu, sekaligus meminta pengantar atau dorongan dari Pemdes untuk selanjutnya langkah ke pelaporan ke dinas terkait termasuk ke Kantor Imigrasi Serang soal keberadaan TKA.” ujar Tomi

Korban PHK dari PT. Cemindo gemilang yang mengadukan nasibnya ke pemdes pamubulan, sebelumnya ramai dipemberitaan bahwa terjadi PHK oleh vendor ditengah leluasanya Tenaga Kerja Asing (TKA) di PT. Cemindo Gemilang.

“Terkesan sepihak, saya diberhentikan oleh pihak perusahaan dengan alasan ada pengurangan karyawan, sedangkan saya sudah bekerja setahun lebih,” ujarnya, Sabtu (30/11/2024).

Ucup merasa kecewa atas PHK sepihak tersebut, dirinya merasa ironis. Menurutnya malah ada tenaga kerja asing yang justru banyak masuk bekerja di PT. Cemindo Gemilang.

“Ironis, alasannya pengurangan karyawan tapi justru pekerja asing malah leluasa mendapatkan pekerjaan dibanding warga lokal di wilayah Bayah,” ucapnya.

Ucup merupakan salah satu korban PHK pada Vendor PT Cemindo Gemilang dibawah naungan PT Dinamika Mitra Huresindo (DMH) selaku penyedia jasa outshorcing.

“Sebagai warga lokal terdampak agar diprioritaskan untuk dipekerjakan di perusahaan, saya mohon untuk dapat dipekerjakan sesuai skill, yang kena dampak malah nonton, kan lucu,” harap Ucup ***

Baca Lainnya

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Lahat Lakukan Pelantikan

27 November 2025 - 20:09 WIB

Kementrian Pertanian Tingkatkan Pangan Lewat Jaringan Irigasi Tersier

26 November 2025 - 19:26 WIB

Kabupaten Lahat Berhasil Mengalahkan Ratusan Daerah Lain Meraih Penghargaan Nasional Penurunan Stunting

25 November 2025 - 21:33 WIB

Lahat berprestasi, penghargaan nasional, cegah stunting, percepatan penurunan, komitmen daerah, pembangunan kesehatan

Peringatan Hari Guru Nasional & HUT PGRI Ke-80 Tahun Di Lahat Berlangsung Khidmat

25 November 2025 - 19:10 WIB

HIMA-AP Kabinet Cakrabhiyasa Universitas Malikussaleh Sukses Gelar PASSIFIC 1.0

25 November 2025 - 18:44 WIB

SD IT Al-Marhamah Berhasil Merebut Juara Umum Dalam Ajang Perlombaan DFQ FEST 2025

24 November 2025 - 19:57 WIB

Trending di Daerah