Menu

Mode Gelap
 

Saat Perang Uhud Seorang Bunuh Diri Dalam Berperang

- Nusakata

17 May 2024 07:53 WIB


					Saat Perang Uhud Seorang Bunuh Diri Dalam Berperang Perbesar

Nusanews.co – Di antara orang-orang yang terluka itu mereka juga menemukan Quzaman, yang bertempur dengan hebat lazimnya seorang pahlawan perang.

Dia bisa membunuh tujuh atau delapan orang musyrik dengan tangannya sendiri. Mereka mendapatkannya menahan rasa sakit karena luka yang dideritanya.

Lalu, mereka membawanya ke perkampungan Bani Zhafr. Orang-orang Muslim berusaha menghiburnya. Namun dia menjawab, “Demi Allah, aku ikut berperang hanya karena pertimbangan kaumku. Kalau tidak karena itu, aku tak kan sudi berperang.”

Karena merasa tidak tahan lagi dengan sakit yang dideritanya, maka dia pun bunuh diri. Setelah mendengar kabarnya, Rasulullah SAW bersabda,

“Jika dia berkata seperti itu, maka dia termasuk penghuni neraka.”

Begitulah akhir perjalanan orang-orang yang berperang karena membela kesukuannya atau karena berjuang untuk meninggikan kalimat Allah SWT, sekalipun mereka berperang di bawah bendera Islam dan bergabung bersama pasukan Rasulullah SAW dan para sahabat.

Sebaliknya, di antara orang-orang yang terbunuh terdapat seorang Yahudi dari Bani Tsa’labah. Namanya Mukhairiq. Saat Perang Uhud itu dia berkata kepada kaumnya, “Wahai semua orang Yahudi, demi Allah SWT, kalian sudah tahu bahwa membantu Muhammad SAW saat ini merupakan kewajiban bagi kalian.”

Mereka berkata,”Hari ini adalah hari Sabtu.” Hari Sabtu adalah hari besar dan suci bagi orang-orang Yahudi. Pada hari ini mereka tidak diperkenankan berperang.

“Tidak ada hari Sabtu bagi kalian,” jawabnya. Lalu mengambil pedang dan segala perlengkapan, seraya berkata, “Kalau pun aku mendapat celaka, aku tak peduli dengan diri Muhammad SAW. Biarlah dia berbuat semaunya dalam peperangan ini.” Kemudian dia pergi ke medan perang dan bertempur hingga terbunuh. Rasulullah SAW bersabda tentang dirinya,“Mukhairiq adalah sebaik-baik orang Yahudi.”

 

Sumber : Sirah Nabawiyah ditulis oleh Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri Penerjemah Kathur Suhardi

Baca Lainnya

Satu Tahun Kepemimpinan Dewi–Iing, GMNI Pandeglang Soroti Bukti Nyata Pembangunan

28 February 2026 - 13:34 WIB

Anggaran Mamin Rp8,4 Miliar Jadi Sorotan, GP Ansor Pandeglang Tuntut Dialihkan ke Infrastruktur

27 February 2026 - 11:54 WIB

IMM KIP UNPATTI Kawal Proses Pidana dan Sidang Kode Etik di Polda Maluku

23 February 2026 - 17:17 WIB

Lembaga Sosial dan Dakwah Alfiyah Mubarokah Indonesia Bagikan 200 Paket Takjil Gratis di Menes

21 February 2026 - 19:48 WIB

Lanjutkan Pengabdian, DPP HIMMA Dukung Kepemimpinan KH Embay Mulya Syarif Pada Muktamar XXI

19 February 2026 - 22:27 WIB

Purbaya Angkat Bicara Soal Guru Honorer Gugat Ke MK

19 February 2026 - 17:42 WIB

Trending di News