NUSAKATA.COM – Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan potensi anggota, Pengurus Pusat Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) mengirimkan satu tim Search and Rescue (SAR) untuk mengikuti Jambore Potensi SAR yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) di kawasan Green Belt Pantai Indah Kapuk 2, Kabupaten Tangerang, pada 13–15 Februari 2026.
Tim UAR yang terdaftar sebagai peserta terdiri atas Muhammad Fatur Rohman (ketua tim), Wali Al Jabar, Muamar Khadafi, Muhammad Ramadlan Al Faqih, Setiadi Rahmansyah, dan Muhammad Zaky. Mereka tiba di lokasi jambore pada Jumat (13/2) didampingi official Fidianto, Nanang Setiawan, dan Firmansyah (Ubaydillah).
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta yang dilanjutkan sesi ice breaking bertema Character Building. Sesi ini dirancang untuk memperkuat kekompakan, komunikasi, serta jiwa korsa antarpeserta. Suasana hangat dan penuh energi menjadi pembuka rangkaian kegiatan jambore yang tidak sekadar menjadi ajang pertemuan, tetapi juga wadah penguatan kapasitas kemanusiaan.
Pada Jumat malam, seluruh peserta mengikuti technical meeting guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan optimal. Momentum jambore ini dinilai penting sebagai ajang konsolidasi nasional dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi darurat di Indonesia.
Memasuki hari kedua, Sabtu pagi, ratusan personel Potensi SAR dari berbagai daerah mengikuti gladi upacara pembukaan sebelum acara resmi dimulai pukul 08.00 WIB. Dalam sambutannya, Kepala Basarnas Muhammad Syafii menegaskan pentingnya sinergi lintas unsur dalam memperkuat sistem pencarian dan pertolongan nasional.
Ia berharap jambore ini mampu membangun jaringan komunikasi dan koordinasi yang semakin kuat, mendorong transfer pengetahuan dan keterampilan berkelanjutan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam misi penyelamatan jiwa.
“Mari jadikan Jambore Potensi SAR 2026 sebagai tonggak lahirnya insan-insan SAR yang profesional, modern, teruji, dan solid dalam mengemban tugas kemanusiaan,” tegasnya.
Memasuki hari terakhir, Ahad (15/2), aktivitas peserta dimulai dengan apel pagi di depan tenda penginapan masing-masing. Pada kesempatan tersebut, tim UAR yang berjumlah enam personel mendapat penguatan motivasi dari official Fidianto dan Nanang Setiawan.
Usai apel, seluruh peserta mengikuti Fun Run 5 kilometer di kawasan Green Belt PIK 2. “Alhamdulillah tim UAR mendapat banyak medali dari lari santai 5K pagi ini,” ujar Nanang Setiawan melalui video call, Ahad (15/2). Ia menambahkan, setelah Fun Run, seluruh tim mengikuti kegiatan SAR Challenge berupa kompetisi water rescue di danau Green Belt PIK 2 yang berlangsung pukul 09.00–17.00 WIB.
Pada malam harinya, peserta mengikuti Malam Keakraban sebagai ruang untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, dan memperkuat budaya organisasi dalam suasana santai. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari character building, pameran SAR, workshop, Fun Run, SAR Challenge, diskusi strategis hingga Malam Keakraban, menjadi penutup Jambore Potensi SAR 2026 yang juga bertepatan dengan peringatan HUT ke-54 Basarnas.
Melalui partisipasi dalam Jambore Potensi SAR 2026, UAR menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas, profesionalitas, serta kesiapsiagaan relawan dalam mendukung sistem SAR nasional. Pengalaman, jejaring, dan pembelajaran yang diperoleh diharapkan semakin memperkuat peran UAR sebagai mitra kemanusiaan yang siap bergerak, siap mengabdi, dan siap menyelamatkan dalam setiap situasi darurat.[AM]





