NUSAKATA.COM – Langkah Berani Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi, Ratusan Kades, Camat, dan Lurah jalani tes urine mendadak. Bupati Lahat dan Kajari Lahat tegaskan Tak ada ruang bagi korupsi dan narkoba di desa.
Suasana Gedung Kesenian Lahat mendadak berubah menjadi pusat perhatian publik, Kamis. (7/8/2025), saat ratusan kepala Desa (kades), Camat, dan Lurah dari seluruh Kabupaten Lahat secara tiba-tiba di wajibkan menjalani tes urine.
Kegiatan yang diprakarsai langsung oleh Bupati Lahat, H. Bursah Zarnubi ini merupakan langkah konkret Pemkab Lahat dalam memerangi dua ancaman besar di tingkat pemerintahan desa: penyalahgunaan narkoba dan korupsi dana desa.
Bupati Lahat Bursah Zarnubi tidak hanya hadir secara simbolis, namun juga menyampaikan pernyataan tegas dan blak-blakan kepada seluruh pejabat desa yang hadir.
Ia menyebut bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata dari refleksi dan evaluasi atas tata kelola pemerintahan desa yang masih rentan terhadap praktik menyelewengkan anggaran negara.
Masih banyak celah yang perlu kita benahi, terutama dalam hal penggunaan anggaran. Ini waktunya untuk jujur dan melakukan introspeksi.
“Kalau dikorek, pasti banyak ‘kutil’ di balik baju dinas itu,” ujar Bupati Lahat dengan nada serius namun penuh makna.
Menurutnya, dana desa yang besar justru menjadi ladang empuk bagi oknum yang tidak bertanggung jawab.
Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa integritas dan kepatuhan terhadap aturan seperti APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) dan RAB (Rencana Anggaran Biaya) menjadi benteng utama agar para kades tidak tersandung hukum.
“Jika kalian bekerja sesuai dengan aturan, tidak ada yang perlu di takutkan. Tapi sekali menyeleweng, maka kalian sendiri yang akan menanggung akibatnya,” tegas Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lahat, Toto Roedianto, S.Sos, SH, MH yang memberikan sinyal kuat bahwa penindakan hukum terhadap penyalahgunaan anggaran desa tidak akan pandang bulu.(ROBBY/Nusakata.com)