NUSAKATA.COM – Bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk menebar kebahagiaan dan kepedulian kepada sesama. Hal tersebut ditunjukkan oleh Pimpinan Cabang (PC) IPNU dan IPPNU Kabupaten Pandeglang yang turut menyukseskan program Ramadan Bahagia yang diinisiasi PW IPNU IPPNU Provinsi Banten melalui kegiatan berbagi takjil gratis kepada masyarakat.
Kegiatan sosial ini dilaksanakan pada Minggu (01/03/26) mulai pukul 17.00 WIB di depan RSUD Aulia Kabupaten Pandeglang, dengan menyasar para pengguna jalan dan masyarakat sekitar.
Sebanyak 200 paket takjil dibagikan oleh sekitar 70 anggota IPNU–IPPNU Pandeglang. Paket takjil tersebut terdiri dari kurma, es buah, gorengan, serta berbagai jajanan berbuka puasa yang disiapkan langsung oleh para kader.
Ketua PC IPNU Pandeglang, Uci, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan setiap Ramadan.
“Kami bersyukur kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Terima kasih kepada para donatur dan masyarakat yang telah mendukung. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan menjadi amal kebaikan di bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, pembagian takjil berlangsung singkat karena antusiasme masyarakat cukup tinggi.
“Pembagian dimulai pukul 17.00 WIB dan kurang dari satu jam seluruh paket takjil telah habis dibagikan,” lanjutnya.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan langsung dari jajaran PW IPNU–IPPNU Banten. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PW IPPNU Banten Hj. Suaibatul Islamiyah, Bendahara IPPNU Banten Rekanita Fuji, Sekretaris Rekan Nasyudin, serta Bendahara Rekan Asep Solehudin.
Ketua PW IPPNU Banten, Hj. Suaibatul Islamiyah, mengapresiasi langkah PC IPNU–IPPNU Pandeglang dalam menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan wujud kasih sayang kami sebagai pimpinan wilayah kepada kader di bawah naungan kami, sekaligus bentuk nyata kepedulian sosial di bulan Ramadan,” ungkapnya.
Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat solidaritas antar kader serta mendekatkan organisasi dengan masyarakat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh seluruh peserta.
—





