Menu

Mode Gelap
 

Sebanyak 70.000 Koprasi Desa Akan Entaskan Kemiskinan

- Nusakata

10 Mar 2025 05:11 WIB


					Kementrian Koprasi Akan anggarkan koprasi desa (Dok/Ist) Perbesar

Kementrian Koprasi Akan anggarkan koprasi desa (Dok/Ist)

NUSAKATA.COM – Pemerintah semakin gencar dalam upaya menekan kemiskinan ekstrem di desa. Presiden Prabowo Subianto berencana membentuk 70.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, yang akan diluncurkan pada 12 Juli 2025 bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional.

Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi, optimistis bahwa koperasi desa akan menjadi pendorong utama perekonomian desa dan berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

“Melalui koperasi desa ini, kita dapat menciptakan simpul ekonomi desa, memperpendek rantai distribusi, serta menstabilkan harga kebutuhan pokok,” ujar Budi Arie, Senin (10/3/2025).

Cara Kerja Koperasi Desa Merah Putih

Sebanyak 70.000 koperasi desa ini akan berperan dalam mengelola rantai pasok sembako, kebutuhan primer, serta distribusi logistik.

Kementerian Koperasi akan membangun koperasi ini dengan tiga pendekatan utama: mendirikan koperasi baru, merevitalisasi koperasi yang sudah ada, serta mengembangkan koperasi yang telah beroperasi.

Selain itu, koperasi desa juga akan berfungsi sebagai agregator harga hasil pertanian, memastikan produk tani, ternak, dan hasil desa lainnya dapat diolah dan dipasarkan dengan lebih efisien.

Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa pemerintah akan membentuk tim khusus guna memastikan target 70.000 koperasi desa tercapai.

Tim ini akan berkoordinasi dengan perangkat desa, menyediakan modul pendirian koperasi, serta mengawal proses musyawarah desa dalam pembentukannya.

Sementara itu, Wakil Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi, Ahmad Riza Patria, menambahkan bahwa koperasi desa akan menghadirkan gerai desa yang berfungsi sebagai pusat distribusi hasil pertanian, peternakan, dan produk lokal lainnya.

Koperasi sebagai Solusi Pengentasan Kemiskinan di Desa

Menteri Sosial, Agus Jabo, menilai koperasi merupakan solusi strategis dalam mengatasi kemiskinan ekstrem di desa, terutama bagi 40% penduduk desa yang mayoritas bekerja sebagai buruh tani.

“Dengan adanya koperasi desa, kesejahteraan masyarakat desa dapat meningkat secara signifikan,” pungkas Agus Jabo. ***

Baca Lainnya

Rapat Perdana Pimpinan Ganas Annar MUI Pusat di Tahun 2026

13 January 2026 - 20:00 WIB

Pandeglang Dilanda Banjir GP. Ansor Banser Bergerak

13 January 2026 - 13:42 WIB

Kecamatan Patia Dilanda Banjir, Ribuan Rumah Terendam

12 January 2026 - 19:38 WIB

Dialog HMI Pandeglang Berjalan Lancar Di Hadiri Oleh Dua Anggota DPR RI Dapil Banten I (Satu)

11 January 2026 - 22:38 WIB

Menjaga Kekompakan: PMII Komisariat STIT Al-Khairiyah Masa Khidmat 2025–2026 Resmi Dilantik

11 January 2026 - 10:37 WIB

Mobil Melintang Ditengah Jalan Terguling Tak Kuat Menanjak

8 January 2026 - 11:48 WIB

Trending di Nasional