NUSAKATA.COM – Puluhan siswa dari Sekolah Dasar SDN 1 CiKeusik, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, melakukan aksi simpatik dengan mendatangi unit pelayanan gizi atau Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) setempat pada Jumat, 13 Februari 2026.
Kedatangan para siswa ini bertujuan untuk menyampaikan aspirasi dan mempertanyakan kapan mereka bisa mulai merasakan manfaat program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Meskipun lokasi sekolah mereka hanya berjarak sekitar 5 kilometer dari pusat produksi makanan, hingga saat ini para siswa di SDN 1 Cikeusik mengaku belum mendapatkan distribusi menu makan siang gratis yang telah dicanangkan pemerintah pusat
“Kami datang ke sini hanya ingin tahu kapan giliran sekolah kami dapat makan gratis seperti sekolah lain,” ungkap kepala sekolah Arsudin.
Arsudin juga menambahkan bahwa ia dan siswa SDN 1 cikeusik hanya bisa melihat kendaraan pengiriman MBG yang sering lewat.
“Kami setiap hari melihat kendaraan pengantar makanan lewat, tapi belum pernah mampir ke sekolah kami,” ujarnya.
Kepsek juga menegaskan dengan seiringnya ditanya oleh murid serta orang tua kapan SD yang di ajarnya dapat MBG.
“Maka saya berinisiasi untuk mengajak murid-murid berkunjung langsung ke dapur MBG,” tegasnya.
Lanjut Arsudin, sebagai bagian dari program pembelajaran outing kelas dengan demikian murid-murid bisa menyerap informasi langsung dari sumbernya.
“Sehingga mereka mendapat kepastian kapan dapat menerima MBG di sekolah,” tutupnya.
Aksi ini mencerminkan tingginya antusiasme sekaligus harapan besar masyarakat di tingkat akar rumput terhadap program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Lebak.
Pihak sekolah berharap pemerintah segera memperluas jangkauan distribusi agar tidak ada kesenjangan antar-sekolah di wilayah yang sama.
Program ini dinilai sangat krusial sebagai investasi masa depan bangsa untuk menciptakan generasi yang sehat dan cerdas.





