NUSAKATA.COM – Pembangunan jalan paving blok di Kampung Wulangsari RT 011 RW 04, Desa Kadujajar, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, menuai sorotan. Pasalnya, proyek tersebut dikerjakan tanpa adanya pendamping teknis yang memadai, sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait kualitas dan keamanan hasil pekerjaan. Kamis, (28/08/2025)
Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan ini dilaksanakan oleh CV Karya Banten Lestari dengan jangka waktu 60 hari kalender. Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman mengalokasikan anggaran sebesar Rp189,370,000 untuk pembangunan jalan lingkungan tersebut.
Namun, pantauan awak media menemukan bahwa di lokasi proyek tidak terlihat pendamping teknis yang cukup. Hal ini memunculkan keraguan mengenai kekuatan serta daya tahan jalan paving blok yang dibangun.
Seorang pekerja mengaku, seluruh tenaga kerja yang terlibat merupakan warga setempat.
“Bahwa material paving blok didatangkan langsung dari luar daerah,” ujarnya yang enggan disebutkan namanya.
Minimnya pendamping teknis dikhawatirkan dapat menimbulkan masalah jangka panjang, seperti kerusakan jalan yang lebih cepat.
Hingga berita ini dipublikasikan, pihak pelaksana maupun kontraktor belum dapat dikonfirmasi. ***