Menu

Mode Gelap
 

Pohon Beringin Selamat Karena Dianggap Angker, Bukan Karena Sadar Pentingnya Pohon Untuk Lingkungan

- Nusakata

23 Mar 2025 08:32 WIB


					Foto. Unggahan Neneng Rosdiyana di akun facebook. Perbesar

Foto. Unggahan Neneng Rosdiyana di akun facebook.

NUSAKATA.COM – Menjaga Alam: Antara Kesadaran dan Ketakutan.

Di negeri yang kaya akan mitos, pohon beringin berdiri megah bukan karena kesadaran ekologis masyarakat, melainkan karena aura mistis yang melekat padanya.

Bukan ilmu pengetahuan yang menyelamatkan pohon ini dari tebasan gergaji, melainkan cerita-cerita tentang makhluk tak kasat mata yang bersemayam di dalamnya.

Ironi ini menggambarkan betapa cara paling efektif untuk menjaga lingkungan bukanlah melalui pendidikan dan pemahaman ilmiah, tetapi melalui rasa takut yang diwariskan turun-temurun.

Di banyak tempat, hutan-hutan hilang, gunung-gunung dikeruk, sungai-sungai dikotori, karena tak ada mitos yang melindunginya.

Lalu, apakah kita harus terus bergantung pada kisah mistis untuk melestarikan alam? Ataukah kita siap menciptakan paradigma baru, di mana kesadaran dan tanggung jawab menjadi benteng terakhir sebelum kehancuran datang?

Perubahan ideologi diperlukan: dari ketakutan menuju kesadaran, dari mitos menuju aksi nyata. Alam tak butuh mitos untuk bertahan, ia butuh manusia yang benar-benar peduli.

Tulisan ini mengangkat ironi tentang bagaimana mitos lebih efektif dalam melindungi alam dibandingkan dengan kesadaran ekologis, serta ajakan untuk mengubah paradigma tersebut.***

Ditulis oleh akun ig: @neneng_isme.

Baca Lainnya

SK 103 Desa Depur: Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dan Ancaman bagi Demokrasi Lokal

17 February 2026 - 20:43 WIB

Kajian Akademisi Soroti Lemahnya Daya Ikat Inbup Ritel Sumbawa, Berpotensi Bertentangan dengan Perda

29 January 2026 - 12:53 WIB

Negara Kehilangan Nurani: Nakes dan Guru Terpinggirkan oleh Kebijakan Instan

23 January 2026 - 20:51 WIB

Krisis Ekologi Pesisir Jawa Tengah: Perspektif Keadilan Sosial Dan Ekonomi Masyarakat

15 January 2026 - 12:04 WIB

Aktivis Aditia Nilai TPP Ada Hal Konyol

8 January 2026 - 10:35 WIB

Pandeglang sebagai Ruang Belajar, Rantau yang Membentuk Kesadaran, Relasi, dan Karakter Mahasiswa Maluku

3 January 2026 - 19:58 WIB

Trending di Opini