Menu

Mode Gelap
 

Petugas Perahu Eretan yang Tenggelam di Kali Cakung Akhirnya Ditemukan Meninggal Dunia

- Nusakata

12 Sep 2025 19:52 WIB


					Petugas Perahu Eretan yang tenggelam akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Jum'at 12 September 2025. (Ist) Perbesar

Petugas Perahu Eretan yang tenggelam akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Jum'at 12 September 2025. (Ist)

NUSAKATA.COM – Setelah hampir 24 jam pencarian, petugas perahu eretan Slamat Raharjo (23) yang tenggelam di Kali Cakung Drainase, Jalan Rawa Malang, Kelurahan Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara akhirnya ditemukan pada Jumat (12/9/2025) siang.

Korban yang beralamat di Kampung Rawa Malang, Gg. Puskesmas RT 06/RW 10 Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan tidak jauh dari lokasi awal kejadian.

Komandan Tim SAR Basarnas, Zainudin, menjelaskan pencarian lanjutan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).

“Pukul 07.15 SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan rubber boat sejauh dua kilometer dari lokasi kejadian, sementara SRU 2 selang sepuluh menit melakukan penyisiran visual jalur darat sejauh 500 meter untuk memperluas area pencarian,” ungkap Zainudin.

Penyisiran terus dilakukan sepanjang pagi. Pada pukul 10.00 WIB, petugas eretan menggeser posisi perahu untuk mempermudah pencarian. Operasi SAR sempat dihentikan sementara pukul 11.30 WIB untuk istirahat, kemudian dilanjutkan kembali pukul 13.00 WIB.

“Sekitar pukul 13.40 WIB korban berhasil kami temukan bersama tim SAR gabungan di sekitar lokasi kejadian dengan teknik penjangkaran, namun sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata Zainudin.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan rubber boat dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati dengan ambulans. Pukul 15.00 WIB, tim melaksanakan briefing penutupan operasi.

Dalam operasi ini, sedikitnya belasan personel terlibat, termasuk 5 orang dari Kantor SAR Jakarta (Zainudin, Herlan, Prayoga, Rianto, Fonda), 10 personel Damkar Jakarta Utara, 5 orang Polsek Cilincing, 4 personel BPBD DKI Jakarta, serta unsur lain seperti Koramil, AGD Dinkes, Satpol PP, PPSU, dan relawan dari berbagai komunitas SAR.

Pencarian sempat terkendala air keruh dan lumpur tebal, namun cuaca cerah pada Jumat pagi mendukung jalannya operasi.

“Kami apresiasi kerja sama semua unsur yang terlibat sehingga korban bisa segera ditemukan,” tutur Zainudin.

Bayu, kakak korban mengucapkan terima kasih kepada Tim Basarnas dan unsur SAR gabungan yang terlah berupaya keras menemukan adiknya meski dalam keadaan sudah meninggal dunia.

“Terima kasih Pak Zainudin dan rekan-rekan SAR lainnya atas pertolongannya menemukan jenazah adik saya,” kata Bayu usai operasi pencarian.

Slamat Raharjo sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Kamis (11/9/2025) siang saat hendak mengoperasikan perahu eretan dalam kondisi sakit. Setelah terjatuh, korban tidak lagi muncul ke permukaan hingga akhirnya dinyatakan hilang dan dilakukan pencarian intensif. [AM]

Baca Lainnya

Anggaran Mamin Rp8,4 Miliar Jadi Sorotan, GP Ansor Pandeglang Tuntut Dialihkan ke Infrastruktur

27 February 2026 - 11:54 WIB

IMM KIP UNPATTI Kawal Proses Pidana dan Sidang Kode Etik di Polda Maluku

23 February 2026 - 17:17 WIB

Lanjutkan Pengabdian, DPP HIMMA Dukung Kepemimpinan KH Embay Mulya Syarif Pada Muktamar XXI

19 February 2026 - 22:27 WIB

Purbaya Angkat Bicara Soal Guru Honorer Gugat Ke MK

19 February 2026 - 17:42 WIB

Retreat Bupati Serang Dinilai Menghina Guru PPPK Paruh Waktu

16 February 2026 - 09:24 WIB

Tim UAR Ikuti Jambore Potensi SAR Nasional di Green Belt PIK 2

15 February 2026 - 15:09 WIB

Trending di Nasional