Menu

Mode Gelap
 

PC PMII Aksi Tolak Sampah Menuai Ribut Dengan Polisi Sampai Cekcok Dengan Kapolres

- Nusakata

14 Nov 2024 14:15 WIB


					Para aktivis PMII saat didepan kantor polres pandeglang dengan Kapolres dan anggota kepolisian (Istimewa) Perbesar

Para aktivis PMII saat didepan kantor polres pandeglang dengan Kapolres dan anggota kepolisian (Istimewa)

Nusakata.com – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten pandeglang lakukan aksi unjuk rasa kesekian kalinya dengan Menolak MoU soal keberadaan sampah datang ke kabupaten pandeglang dari kabupaten lain.

Aksi tersebut dilakukan di depan kantor sekretariat pemerintahan kabupaten pandeglang, pada Kamis (14/11/2024)

Aksi yang dilakukan para mahasiswa PMII dengan penolakan tersebut, menuai cekcok sampai keributan dengan para anggota kepolisian polres pandeglang.

Pada saat melakukan aksi unjuk rasa, para anggota kepolisian dan anggota PC PMII pandeglang ditemukan adumulut.

Dari video unggahan yang beredar  kader PMII saat cekcok tersebut, salah satu anggota kepolisoan malahan melakukan tindakan senonoh yang tidak sepantasnya dilakukan.

Dalam tangkapan layar video tersebut, anggota kepolisian melakukan penoyoran kepada kepala mahasiswa PMII, setelahnya lari kebelakang barisannya.

Setelah keributan di depan kantor Sekretariat pemerintahan kabupaten pandeglang, para aktivis mahasiswa datang ke polres pandeglang menuntut atas tindakan represif yang dilakukan anggota kepolisian polres pandeglang.

Informasi yang dihimpun nusakata.comBahwa beberapa kader PMII dilarikan kerumah sakit lantaran mengalami luka berat, sampai ada yang patah tulang.

Dikatakan ketua Umum PC PMII pandeglang Aep menyampaikan, kami meminta pertanggung jawaban atas tindakan represif oleh pihak kepolisian.

“Kader kami sampai luka parah dilarikan ke RS Berkah pandeglang, bahkan ada kader kami yang ditahan di polres pandeglang.” Ucapnya

Aep menegaskan, kami sedang melakukan aksi unjuk rasa menuntut pembatalan MoU soal sampah.

“Kami sedang aksi unjuk rasa, kenapa kepolisian seakan-akan menghalang-halangi aksi kami, kami merasa kecewa terhadap pemerintah daerah.” Tegasnya

Saat para kader PMII pandeglang mendatangi polres pandeglang, masih adanya percekcokan antara kepolisian dan kader PMII.

Gambar diambil dari video yang beredar

Tak lama kemudian, kapolres pandeglang mendatangi para aktivis mahasiswa dengan menunjuk-nunjuk dengan bernada marah.

Dikatakan langsung oleh ketua PMII pandeglang, dijelaskannya dihadapn kapolres pandeglang, kita kondusif tidak ada apapun, tentram damai.

“Ketika pada hari ini pak, dengan gerak gerik anggota bapak, mungkin nanti yang dipertanggung jawabkan, tangan kader sampai patah sekarang ada di RSUD siapa yang akan bertanggung jawab, serta evaluasi polres pandeglang ketika ada yang aksi jangan bersikap represif, biasa saja.” Tegasnya aep

Pihak kapolres pandeglang dalam jawabannya menyampaikan, karena anda mengajukan izin itu damai, kata kapolres pandeglang.

“Tapi adanya gebrak gebruk gebrak gebruk, ya nantikan ada videonya.” Jawabnya

Baca Lainnya

Pandeglang Dilanda Banjir GP. Ansor Banser Bergerak

13 January 2026 - 13:42 WIB

Kecamatan Patia Dilanda Banjir, Ribuan Rumah Terendam

12 January 2026 - 19:38 WIB

Dialog HMI Pandeglang Berjalan Lancar Di Hadiri Oleh Dua Anggota DPR RI Dapil Banten I (Satu)

11 January 2026 - 22:38 WIB

Menjaga Kekompakan: PMII Komisariat STIT Al-Khairiyah Masa Khidmat 2025–2026 Resmi Dilantik

11 January 2026 - 10:37 WIB

Kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Perkuat Arah Kebijakan Akademik Universitas Samawa

11 January 2026 - 00:25 WIB

Anggota DPRD Banten Adu Mulut dengan Massa Aksi Tuntutan Perbaikan Jalan di KP3B

10 January 2026 - 11:42 WIB

Trending di Nasional