Menu

Mode Gelap
 

PB PMII Lalai Dalam Penanganan SK Kepengurusan Kota Serang

- Nusakata

31 Jul 2024 07:51 WIB


					PB PMII Lalai Dalam Penanganan SK Kepengurusan Kota Serang Perbesar

 

Oleh: Miko Ardana

Nusakata.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Serang gelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke XXIV yang diselenggaran pada 29 juni 2024 bertempat di aula gedung Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor.

Pada awal perjalanan, konfercab PMII kota serang berjalan tertib dan lancar, dengan diikuti 6 perguruan tinggi / 6 komisariat dan 9 rayon di bawah naungan komisariat. Tercatat dalam berita acara badan pekerja konfercab (BPK) PMII Kota serang, memunculkan 3 nama calon ketua cabang, dan 2 nama calon ketua kopri cabang PMII Kota serang.

Pelaksanaan konfercab berjalan hingga 4 hari lamanya dan berakhir keos serta pending, BPK beserta pengurus cabang akhirnya memutuskan untuk pindah tempat pelaksanaan konfercab yang secara resmi diadakan di kebun kebangsaan, walantaka kota serang.

Pelaksanaan konfercab kembali di gelar di kebun kebangsaan, walaupun pada perjalanan konfercab yang kedua ternyata salah satu kelompok, berinisiatif melaksanakan konfercab tandingan hingga mengabarkan kelompok dirinya telah menang, walaupun dalam pelaksanaaannya tidak melibatkan komponen penanggung jawab pelaksana sc konfercab.

Pelaksanaan konfercab PMII Kota serang sudah selesai, terpilihlah ketua cabang yang sah yaitu sahabati Rohati, ketua terpilih pun mengajukan permohonan SK Kepengurusan kepada PB PMII, dengan alasan untuk menjaga kestabilan roda kepemimpinan PMII dari tingkat Fakultas hingga Universitas.

Namun perjalanan pengajuan SK tidak berjalan mulus, PB PMII dianggap mengabaikan komunikasi ketua cabang terpilih dalam hal pengajuan SK.

Dalam peraturan organisasi BAB VIII tentang susunan pengurus, tugas dan wewenang pengurus PB pasal 18 poin 8 huruf C menjelaskan bahwa, “PB PMII berkewajiban mengesahkan pengurus PKC,PC & PCI”, namun pada faktanya Pengajuan SK Kepengurusan Kota Serang di abaikan oleh PB PMII.

Dalam pasal yang sudah disebutkan, PB PMII dinilai lalai dalam mengatasi persoalan SK Kepengurusan Kota Serang, sehingga menciderai Integritas pengurus PB PMII yang mengabaikan persoalan SK Kepengurusan, bila di tinjau dari segi URGENSI Pengajuan SK, betul betul sangat perlu untuk menjadi legalitas gerak Cabang Kota serang dalam menghadapi kaderisasi dan pergantian kepemimpinan di tingkat Fakultas dan Universitas.

Baca Lainnya

PMII: Pernyataan Pimpinan DPRD Kabupaten Serang yang Tidak Sejalan Tunjukkan Lemahnya Kepemimpinan 

14 January 2026 - 00:25 WIB

Rapat Perdana Pimpinan Ganas Annar MUI Pusat di Tahun 2026

13 January 2026 - 20:00 WIB

Pandeglang Dilanda Banjir GP. Ansor Banser Bergerak

13 January 2026 - 13:42 WIB

Kecamatan Patia Dilanda Banjir, Ribuan Rumah Terendam

12 January 2026 - 19:38 WIB

Dialog HMI Pandeglang Berjalan Lancar Di Hadiri Oleh Dua Anggota DPR RI Dapil Banten I (Satu)

11 January 2026 - 22:38 WIB

Menjaga Kekompakan: PMII Komisariat STIT Al-Khairiyah Masa Khidmat 2025–2026 Resmi Dilantik

11 January 2026 - 10:37 WIB

Trending di News