Menu

Mode Gelap
 

Niat Beri Bantuan ke Anak Yatim, Camellia Panduwinata Dilaporkan ke Bawaslu 

- Nusakata

2 Jan 2024 10:23 WIB


					Niat Beri Bantuan ke Anak Yatim, Camellia Panduwinata Dilaporkan ke Bawaslu  Perbesar

JAKARTA — Camellia Panduwinata atau yang lebih dikenal dengan Teh Camel dilaporkan ke Bawaslu Bogor atas dugaan pelanggaran Pemilu, yakni pembagian uang dan sembako.

Ditemui di Jakarta, Selasa (2/1/2024), Teh Camel memberikan klarifikasi dan kronologis kejadian dugaan money politic yang dilakukannya di Bogor selama Konser Raggae pada Minggu (17/12/2023) lalu.

Awalnya, Teh Camel diundang untuk berpartisipasi dalam acara santunan dalam rangkaian acara Konser Raggae. Teh Camel berkontribusi dengan menyiapkan 100 amplop berisi uang yang nantinya akan dibagikan kepada anak-anak yatim.

“Saya terima undangan amal di acara itu (Konser Raggae). Undangannya tanggal 17 Desember di Eco Park, Suganda. Saya ditelfon nih sama panitia, ditanya, mau ngga ikut berbagi di santunan anak yatim. Ya saya mengiyakan. Karena memang saya juga rutin ada acara santunan (anak yatim). Info dari panitia, ada 100 anak dan acaranya sekitar jam 12 siang,” jelas Teh Camel.

Namun ternyata pendistribusian dana tersebut tertunda, dan dijadwalkan ulang untuk diserahkan kepada anak yatim pada malam hari.

“Setelah itu saya dapat kabar kalau acaranya diundur gajadi jam 12 siang. Saya pikir mungkin ada kendala, tidak apa – apa. Jadi saya memutuskan untuk hadir di acara lain dulu. Tapi jam 4 saya kembali ke lokasi acara sampai jam 9 malam tidak ada juga acara santunan tersebut. Jadi saya juga merasa kecewa karena harusnya uang tersebut dialokasikan untuk bantuan, jadi tidak jelas kemana,” ungkap Teh Camel.

Selain itu, Teh Camel juga mengakui perihal stiker bergambar dirinya yang ditemukan di dalam amplop.

Memang tim memasukkan stiker ke dalam amplop Dan menitipkan amplop ke pak lurah krn tidak bertemu dengan adik-adik yatimnya.

Saya juga sudah minta izin memberi tahu pak lurah perihal tersebut, karena saya tidak bertemu dengan adik-adik yatimnya maka saya menitipkan uang dan memasukkan stiker ke dalam amplop tujuan bukan uang politik, Toh juga adik-adik yatimnya masih dibawah umur tidak punya hak pilih, Tapi stiker itu dimasukkkan supaya meminta doa adik-adik yatim , agar mendoakan teh unta, dan pak lurah menjawab “siap bunda InsyAllah akan disampaikan amanahnya ke adik-adij yatim.” Katanya

Teh Camel juga menyampaikan menyebarkannya terhadap penyebaran informasi yang kurang tepat dan titipan amplop buat ank yatim malah tercecer dan tidak sampai ke anak yatim yang dimaksud,sehingga menimbulkan banyak kesalahpahaman, serta opini negatif di masyarakat.

Lebih lanjut, Teh Camel menyatakan bahwa dirinya tetap berkomitmen untuk melakukan kampanye yang transparan dan adil. (Rahmat)

Baca Lainnya

Aktivis Aditia Nilai TPP Ada Hal Konyol

8 January 2026 - 10:35 WIB

Pandeglang sebagai Ruang Belajar, Rantau yang Membentuk Kesadaran, Relasi, dan Karakter Mahasiswa Maluku

3 January 2026 - 19:58 WIB

Pemerhati Nilai Kepemimpinan Dewi-Iing Hadirkan Pelayanan Publik Yang Berorintasi Kebutuhan Warga

29 December 2025 - 17:04 WIB

Hari Hak Asasi Manusia dan Realitas Kesetaraan yang Masih Jauh dari Harapan

10 December 2025 - 21:44 WIB

Dokter Langka, Rumah Sakit Jauh, Potret Krisis Kesehatan di Lebak

28 November 2025 - 01:04 WIB

Manipulasi Gerakan Radikalisme Menyusup Di Jiwa Idealisme

25 November 2025 - 18:54 WIB

Trending di Opini