Menu

Mode Gelap
 

Menteri Amran Tinjau Pupuk Subsidi Agar Petani Bahagia

- Nusakata

2 Nov 2025 09:26 WIB


					Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama Mentan Andi Amran Sulaiman meninjau kios pupuk bersubsidi di Kabupaten Jember, Jawa Timur (1/11/2025). (Dok. Kementan) Perbesar

Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama Mentan Andi Amran Sulaiman meninjau kios pupuk bersubsidi di Kabupaten Jember, Jawa Timur (1/11/2025). (Dok. Kementan)

NUSAKATA.COM – Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meninjau kios pupuk bersubsidi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada 1 November 2025.

Dalam kunjungan tersebut, keduanya menjumpai para petani yang merasa gembira karena kebijakan pemerintah terkait penurunan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen telah benar-benar diterapkan di lapangan.

Muzani dan Mentan Amran berdialog langsung dengan petani serta pengecer untuk memastikan pelaksanaan kebijakan berjalan sesuai arahan Presiden.

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa harga pupuk di tingkat kios sudah turun sesuai ketentuan baru, sehingga membantu meringankan biaya petani di musim tanam ini.

“Hari ini kami bersama Menteri Pertanian meninjau penjualan pupuk subsidi di Jember. Pak Menteri melihat langsung bahwa kebijakan penurunan harga sebesar 20 persen benar-benar sudah dijalankan,” ujar Muzani.

Ia menyampaikan rasa bangga karena kebijakan tersebut nyata dilaksanakan dan dirasakan manfaatnya oleh para petani.

“Kami bangga melihat keputusan pemerintah dijalankan dengan baik di lapangan. Petani kini membeli pupuk bersubsidi dengan harga yang sudah turun,” tambahnya.

Menurut Muzani, kabar turunnya harga pupuk menjadi angin segar bagi petani dan mampu menumbuhkan semangat baru dalam meningkatkan produktivitas.

“Ini kabar yang menggembirakan dan memotivasi petani untuk terus berproduksi. Semoga semangat ini membawa Indonesia menjadi negara sumber pangan, tidak hanya bagi kita sendiri tetapi juga bagi dunia,” tegasnya.

Terkait target swasembada pangan 2025, Muzani mengapresiasi kerja keras Mentan Amran yang terus melakukan langkah konkret dan berkelanjutan di lapangan.

“Pak Amran terus turun langsung memantau kondisi dan mencari solusi atas berbagai persoalan petani. Upaya beliau konsisten dan berkesinambungan,” jelasnya.

Muzani menekankan bahwa pembangunan sektor pertanian harus dilakukan secara menyeluruh — melibatkan semangat petani serta dukungan sarana produksi seperti pupuk dan benih yang cukup.

“Bukan hanya tugas Menteri Pertanian, tapi juga para petani perlu terus disemangati. Pupuk dan benih harus tersedia agar produktivitas meningkat,” ujarnya.

Ia menilai kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dan Mentan Amran menunjukkan sinergi nyata antara peningkatan kesejahteraan petani dan stabilitas harga.

“Harga gabah kering panen dinaikkan menjadi Rp6.500, sementara harga pupuk justru diturunkan. Kebijakan ini luar biasa – diskon pupuk 20 persen sangat berarti. Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Pak Menteri, semoga petani semakin sejahtera dan Indonesia makin kuat,” ucapnya.

Salah satu petani asal Jember bernama Soleh mengaku bersyukur atas penurunan harga pupuk bersubsidi yang sangat membantu petani kecil.

“Sekarang pupuk lebih murah. Lahan saya hanya satu seperempat hektar, jadi ini sangat membantu. Terima kasih Pak Presiden Prabowo,” ujarnya.

Sementara itu, Mentan Amran menegaskan komitmen pemerintah untuk memperketat pengawasan distribusi pupuk bersubsidi, agar tidak ada pengecer menjual di atas harga eceran tertinggi (HET). Ia menegaskan, pengecer yang melanggar aturan akan ditindak tegas.

“Ada 26 pengecer yang menjual di atas HET, izinnya sudah dicabut dan tidak akan dikembalikan. Izin hanya diberikan bagi yang disiplin dan peduli pada petani,” tegasnya.

Sebagai bentuk transparansi, Kementerian Pertanian membuka kanal pengaduan “Lapor Pak Amran” melalui WhatsApp di nomor 0823 1110 9390, agar masyarakat dapat melaporkan penyimpangan seperti pupuk palsu atau pelanggaran harga subsidi.

Dengan pengawasan ketat serta dukungan dari semua pihak, Kementerian Pertanian memastikan kebijakan pupuk bersubsidi berjalan tepat sasaran. Pemerintah optimistis langkah ini dapat mempercepat tercapainya ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani. ***

Baca Lainnya

Penumpang Begal Ojeg Yang Ditunggangi, Leher Di Kater

27 December 2025 - 16:22 WIB

Rugikan Masyaraka, Pengusaha Gas Diringkus Polda Banten

27 December 2025 - 06:25 WIB

DEMA Fakultas Hukum UNSA Sukses Gelar Bedah KUHAP Baru dalam Rangka Dies Natalis UNSA

23 December 2025 - 23:29 WIB

Wakili Pemkot Tangsel Dalam Dangdut, Pemuda Muhammadiyah Kritik Pemkot

22 December 2025 - 12:36 WIB

20 Tahun Menanti : Pemdes Dan Karang Taruna Malingping Utara Apresiasi Realisasi Pembangunan Jalan

18 December 2025 - 19:42 WIB

Terlantar di Tanah Sendiri, Seorang Ibu Asal Talang Jawa Selatan Terpaksa Bertahan Hidup di Emperan Toko

17 December 2025 - 18:49 WIB

Trending di Nasional