Menu

Mode Gelap
 

LMND Komisariat Universitas Malikussaleh Soroti Pernyataan Menteri ESDM Terkait Pemulihan Listrik di Aceh

- Nusakata

11 Dec 2025 18:43 WIB


					LMND Komisariat Universitas Malikussaleh Soroti Pernyataan Menteri ESDM Terkait Pemulihan Listrik di Aceh. (Foto/Ist) Perbesar

LMND Komisariat Universitas Malikussaleh Soroti Pernyataan Menteri ESDM Terkait Pemulihan Listrik di Aceh. (Foto/Ist)

NUSAKATA.COM – Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Komisariat Universitas Malikussaleh, Paulus Ardi Pernando Berutu, memberikan tanggapan kritis terkait pernyataan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, yang dalam laporan kepada Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa pemulihan listrik di Aceh telah mencapai 93 persen.

Menurut Paulus, pernyataan tersebut tidak sesuai dengan kondisi nyata yang sedang dirasakan masyarakat Aceh, khususnya para mahasiswa. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini pemadaman listrik masih terus berlangsung di berbagai wilayah, termasuk di sekitar lingkungan kampus Universitas Malikussaleh.

“Sebagai mahasiswa yang berada langsung di Aceh, kami sangat merasakan dampaknya. Listrik belum pulih seperti yang disampaikan, justru pemadaman masih sering terjadi dan berlangsung lama. Situasi ini membuat kami kesulitan menjalani aktivitas perkuliahan, melakukan tugas akademik, hingga memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari,” ujar Paulus dalam keterangannya. Kamis, (12/12/2025).

Paulus menyampaikan bahwa informasi mengenai pemulihan 93 persen tersebut semestinya didukung data yang akurat dan kondisi lapangan yang benar-benar mencerminkan keadaan masyarakat.

Ia menilai pemerintah perlu lebih berhati-hati dalam menyampaikan perkembangan penanganan situasi pascabencana agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah publik.

“Kami menghargai kerja pemerintah dalam upaya pemulihan, tetapi penyampaian data harus jujur dan transparan. Jangan sampai muncul kesan bahwa rakyat Aceh sudah pulih, padahal kami masih berada dalam situasi sulit,” tambahnya.

Sebagai representasi mahasiswa, LMND Komisariat Universitas Malikussaleh mendorong pemerintah pusat dan instansi terkait untuk mempercepat pemulihan infrastruktur kelistrikan serta memastikan pemerataan pasokan listrik hingga ke wilayah terdampak paling parah.

“Kami hanya berharap pemerintah benar-benar melihat kondisi masyarakat Aceh secara langsung. Pemulihan listrik adalah kebutuhan mendesak, bukan hanya untuk kegiatan belajar, tetapi juga untuk kehidupan sehari-hari masyarakat,” tutup Paulus.

Baca Lainnya

Wakil Bupati Lahat Sambangi Korban Rumah Roboh Akibat Angin Kencang

31 January 2026 - 23:52 WIB

Fasilitas Air Di Ruang Rawat Inap RSUD Malingping Terganggu, Pasien Keluhkan Kendala Sanitasi

31 January 2026 - 16:01 WIB

Pemkab Lahat Melalui BKPSDM Kab. Lahat Menerima Penghargaan Dari Gubernur Sumatera Selatan

30 January 2026 - 19:06 WIB

Menerima Penghargaan Sebagai Pemerintah Daerah Dengan Implementasi 100% SIPD RI Online 

30 January 2026 - 14:19 WIB

Fakultas Hukum Universitas Samawa Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2026/2027

29 January 2026 - 20:25 WIB

KKN 27 Unimal Tegaskan Sikap: Bullying Kekerasan Yang Mengancam Masa Depan Anak

26 January 2026 - 20:34 WIB

Trending di Daerah