NUSAKATA.COM — Kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Stella Christie, Ph.D., ke Universitas Samawa (UNSA) dinilai memperkuat arah kebijakan akademik dan pengembangan pendidikan tinggi di daerah.
Penilaian tersebut disampaikan Dekan Fakultas Hukum UNSA, Dr. Lahmuddin Zuhri, S.H., M.Hum, usai rangkaian kegiatan yang berlangsung di Auditorium Universitas Samawa, Jumat (9/1/2026).
Dr. Lahmuddin Zuhri menyampaikan bahwa kunjungan Wakil Menteri memiliki makna strategis bagi perguruan tinggi di daerah, khususnya dalam menyelaraskan kebijakan nasional pendidikan tinggi dengan kebutuhan riil institusi.
Menurutnya, perhatian langsung dari pemerintah pusat menjadi sinyal kuat terhadap komitmen penguatan mutu akademik secara berkelanjutan.
Kunjungan kerja Prof. Stella Christie ke Universitas Samawa merupakan bagian dari agenda pemerintah pusat dalam memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Menteri berdialog langsung dengan pimpinan universitas, dosen, serta mahasiswa mengenai penguatan kualitas pembelajaran, riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia.
Menurut Dr. Lahmuddin, kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mencerminkan upaya pemerintah dalam membangun sistem pendidikan tinggi yang berdaya saing, inklusif, dan adaptif terhadap tantangan global.
“Dialog yang terbangun dalam kunjungan tersebut memberikan arah yang jelas bagi penguatan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di lingkungan Universitas Samawa,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa arahan kebijakan dan pertukaran gagasan yang berlangsung selama kunjungan menjadi momentum penting bagi UNSA untuk mempercepat peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, terutama dalam konteks pengembangan perguruan tinggi di wilayah kepulauan dan daerah.
Dr. Lahmuddin Zuhri berharap, hasil dari kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tersebut dapat ditindaklanjuti melalui program dan kebijakan konkret yang berdampak langsung terhadap penguatan kelembagaan.
“Serta peningkatan kualitas akademik Universitas Samawa secara berkelanjutan,” tutupnya.





