Menu

Mode Gelap
 

Kisah Gus Dur dan KH. Said Aqil Siradj Menemui Seorang Wali

- Nusakata

31 Dec 2025 08:49 WIB


					Foto / Gus Dur Perbesar

Foto / Gus Dur

NUSAKATA.COM – Suatu malam di Madinah, Gus Dur dan KH. Said Aqil Siradj baru saja menuntaskan ziarah. Setelah memanjatkan doa di Raudhah, keduanya belum juga kembali untuk beristirahat.

Tanpa diduga, Gus Dur mengajak KH. Said Aqil keluar.
“Yuk, kita jalan sebentar,” ucapnya singkat.

Mereka menelusuri sejumlah masjid di Kota Nabi. Namun langkah itu bukan sekadar untuk menikmati suasana malam. Gus Dur memiliki maksud tertentu: mencari seorang wali Allah.

Di sebuah masjid, KH. Said Aqil melihat seorang pria bersorban putih sedang mengajar para santri. Raut wajahnya tenang, tutur katanya lembut. Ia pun berbisik,
“Gus, apakah dia wali?”

Gus Dur hanya menggeleng.
“Bukan.”

Perjalanan berlanjut. Di tempat lain, tampak seorang lelaki dengan dahi menghitam karena sering bersujud. KH. Said Aqil kembali bertanya,
“Kalau yang ini?”

Gus Dur kembali menjawab singkat,
“Bukan.”

Hingga akhirnya Gus Dur berhenti. Di sudut masjid terlihat seorang pria bersorban sederhana, duduk bersimpuh di atas sajadah. Ia tidak mengajar, tidak pula dikelilingi orang, hanya larut dalam kekhusyukan. Dikutif berbagai sumber. Selasa, (30/12/2025).

Gus Dur menunjuknya pelan.
“Dialah wali itu.”

KH. Said Aqil terdiam. Sosok tersebut terlihat biasa saja, bahkan nyaris tak mencolok. Setelah mendekat, mereka memperkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan: memohon doa dari seorang wali Allah di tanah suci Madinah.

Orang itu mengangkat kedua tangannya dan mendoakan Gus Dur agar selalu berada dalam ridha Allah, diampuni segala dosanya, serta diberi keberkahan dan kesuksesan dalam hidup.

Usai berdoa, sang wali berdiri lalu melangkah pergi perlahan sambil membawa sajadahnya, menggumam lirih seolah enggan dikenal atau dipuji.

Malam Madinah kembali hening. Gus Dur dan KH. Said Aqil pun pulang dengan sebuah hikmah mendalam:
wali Allah kerap hadir dalam kesederhanaan, tersembunyi di balik ketulusan yang tak mencari pengakuan.

Baca Lainnya

KKN Kelompok 27 Sukses Gelar Festival Lomba Menyambut Ramadhan di Gampong Geulumpang Sulu Barat

15 February 2026 - 12:43 WIB

UKM TIKOM Cetak Jurnalis Muda Lewat Pelatihan Jurnalistik Dasar di Pandeglang

13 February 2026 - 06:24 WIB

PSHT Cabang Pandeglang Gelar UKT Sabuk Hijau ke Putih di Lapangan Kodim 0601

10 February 2026 - 09:34 WIB

Istri Kedua Pesulap Merah Angkat Bicara

9 February 2026 - 18:25 WIB

Angkat Peran Perempuan, KOPRI STAI KH. Abdul Kabier Gelar Sekolah Islam Gender VII

7 February 2026 - 09:39 WIB

SPPG 02 Sindanghayu berdayakan BUMDES Sindanghayu Tebar 10 Ribu Ikan Lele

30 January 2026 - 19:43 WIB

Trending di Ekonomi