NUSAKATA.COM, – Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, menggelar program Ngariung Iman Ngariung Aman bersama warga nelayan Kampung Bom, Desa Pedaleman, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, pada Selasa (28/01/2025).
Kegiatan ini berlangsung di halaman Balai Desa Pedaleman dan dihadiri oleh Kapolsek Tanara AKP Teguh Yuni Imanto, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Kades Pedaleman H. Sadai beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat.
Kapolres Condro Sasongko menjelaskan, tujuan dari program ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi dan mengatasi permasalahan masyarakat secara bersama-sama.
“Program ini juga sebagai upaya mitigasi masalah (cooling system) di masyarakat,” ujar Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya komunikasi langsung antara Polri dan masyarakat untuk mengetahui kondisi serta aspirasi warga.
“Melalui silaturahmi ini, kami bisa lebih dekat dengan masyarakat dan memahami permasalahan yang ada. Harapannya, hubungan Polri dengan warga semakin baik,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengajak masyarakat untuk mendukung program ketahanan pangan (Ketapang) yang digagas oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Ia mengimbau warga untuk memanfaatkan pekarangan atau lahan tidur dengan menanam tanaman holtikultura yang dapat mendukung kebutuhan keluarga, seperti cabai.
Kapolres juga berpesan agar masyarakat terus menjaga kerukunan dan meningkatkan gotong royong guna menjaga kondusivitas Kamtibmas.
“Kami harap masyarakat dapat hidup rukun dan menghindari segala kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban,” tegasnya.
Sebagai tanda kepedulian, Kapolres menyerahkan bingkisan sembako kepada 80 warga yang hadir.
“Semoga sembako ini bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari,” harapnya.
Kades Pedaleman, H. Sadai, mengapresiasi kunjungan Kapolres dan menyampaikan terima kasih atas bantuan sembako yang diberikan. Ia juga menegaskan dukungan masyarakat terhadap program ketahanan pangan dan upaya menjaga Kamtibmas.
“Kami sepakat mendukung program ketahanan pangan dan berkomitmen untuk menjaga situasi yang aman dan kondusif di desa kami,” ujar H. Sadai.