Menu

Mode Gelap
 

DEMA PTKIN Desak Kejagung Periksa Erick Thohir dan Karyoto, Diduga Terlibat Korupsi Pertamina Petra Niaga

- Nusakata

4 Mar 2025 14:02 WIB


					DEMA PTKIN Desak Kejagung Periksa Erick Thohir dan Karyoto, Diduga Terlibat Korupsi Pertamina Petra Niaga Perbesar

NUSAKATA.COM – Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (DEMA PTKIN) se-Indonesia mengeluarkan pernyataan tegas menuntut Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk segera menyelesaikan penyelidikan terkait aliran dana skandal korupsi Pertamina Petra Niaga, yang diduga melibatkan Erick Thohir Menteri BUMN, dan Karyoto Kapolda Metro Jaya.

Desakan ini muncul setelah terungkapnya fakta-fakta baru yang beredar di media sosial bahwa adanya keterlibatan Erick Thohir dan Karyoto dalam skandal korupsi yang merugikan negara hingga mencapai nilai fantastis sebesar 980 Triliun rupiah.

Koordinator Tim Kajian dan Gerakan DEMA PTKIN, Mas Ody, menegaskan bahwa kasus korupsi pengoplosan bahan bakar subsidi Pertamax dengan bahan bakar premium manjadi skandal korupsi yang nilainya paling besar sepanjang sejarah indonsesia.

DEMA PTKIN mendesak agar Kejagung segera mengungkap aliran dana meskipun melibatkan elit pejabat negeri ini.

“Kasus ini adalah kasus paling besar sepanjang sejarah. maka kejaksaan harus dituntaskan mengusut semua pihak yg terlibat dengan segera. Kami menuntut Kejaksaan Agung untuk bertindak tegas dan cepat,” kata Mas Ody dalam keterangan tertulis kepada media, di Jakarta, Selasa (4/3/2025).

DEMA PTKIN juga mengingatkan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap distribusi bahan bakar di Indonesia, untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

“Kami tidak akan tinggal diam, jika pihak berwenang tidak segera mengambil langkah-langkah konkret, kami akan menggalang aksi serentak bersama masyarakat untuk mengawal kasus ini hingga tuntas,” ujarnya.

DEMA PTKIN berharap agar kejaksaan agung dapat menjaga prinsip keadilan, terutama dalam menangani kasus-kasus besar yang melibatkan kepentingan publik dan merugikan masyarakat luas meskipun melibatkan pejabat elit.

“Kami akan kawal kasus ini sampai tuntas, aliran dana juga diduga kuat melibatkan menteri BUMN dan Kapolda Metro Jaya, kami akan memastikan semua yang terlibat korupsi aliran dana pertamax oplosan ini diadili,”pungkasnya.

Baca Lainnya

Kecamatan Patia Dilanda Banjir, Ribuan Rumah Terendam

12 January 2026 - 19:38 WIB

Dialog HMI Pandeglang Berjalan Lancar Di Hadiri Oleh Dua Anggota DPR RI Dapil Banten I (Satu)

11 January 2026 - 22:38 WIB

Menjaga Kekompakan: PMII Komisariat STIT Al-Khairiyah Masa Khidmat 2025–2026 Resmi Dilantik

11 January 2026 - 10:37 WIB

Mobil Melintang Ditengah Jalan Terguling Tak Kuat Menanjak

8 January 2026 - 11:48 WIB

Terlilit Utang Aset Kripto Sampai Bunuh Anak Politikus PKS

5 January 2026 - 19:36 WIB

Alasan Di Silpakan, Informasi Yang Dihimpun Senin Atau Kamis Dibagikan BLT DD Desa Salapraya

4 January 2026 - 20:14 WIB

Trending di Daerah