Menu

Mode Gelap
 

Antusiasme Warga Kampung Kalapa Cagak Rayakan Mapag Sri Sebagai Ungkapan Syukur Hasil Panen

- Nusakata

10 Feb 2025 07:37 WIB


					Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, H. Agus Chotibul Umam memberikan sambutan dalam agenda Mapag Sri di Teluk Lada Sobang Pandeglang Perbesar

Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, H. Agus Chotibul Umam memberikan sambutan dalam agenda Mapag Sri di Teluk Lada Sobang Pandeglang

NUSAKATA.COM – Warga Kampung Kalapa Cagak, Desa Teluklada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, dengan semangat menyelenggarakan Mapag Sri pada Senin (10/02/2025). Acara ini merupakan bentuk rasa syukur dalam menyambut hasil panen mereka.

Pantauan menunjukkan, ratusan warga memulai kegiatan ini dengan arak-arakan yang membawa padi dan hasil panen palawija lainnya, yang kemudian diarak keliling kampung.

Warga tampak sangat bersemangat mengikuti arak-arakan budaya, menampilkan berbagai replika karya dari masyarakat setempat. Baik orang tua, muda, remaja, maupun anak-anak turut meramaikan jalan kampung Desa Teluklada dengan kegembiraan.

Ketua Dewan Adat, Suparna, menjelaskan bahwa Mapag Sri adalah ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah kali ini. Sebelumnya, masyarakat juga telah melaksanakan sedekah bumi sebelum masa tanam.

“Di awal tanam padi, kami memohon ridho Allah, dan di akhir panen ini, kami bersyukur karena petani dapat menikmati hasil panennya. Semoga hasilnya melimpah dan penuh berkah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tradisi ini berasal dari kata mapag, yang berarti menyambut, dan sri, yang melambangkan Dewi Sri, yang berarti tanaman padi. Jadi, Mapag Sri adalah ritual untuk menyambut panen padi.

“Mapag Sri ini bertujuan menyambut panen padi dengan harapan hasil yang melimpah. Tradisi ini dilestarikan sebagai warisan budaya dari leluhur kami,” katanya.

Suparna menjelaskan bahwa acara ini menjadi tradisi tahunan yang dilakukan oleh warga, terutama petani Kampung Kalapa Cagak. Kegiatan utama berupa arak-arakan kreasi budaya.

“Sebelum acara ini dimulai, kami mengadakan tawasul di tempat keramat untuk menghormati padi yang akan dipanen,” ujarnya.

Dia berharap acara ini bisa mendatangkan hasil panen yang lebih melimpah.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang, Wahyu Widiyanti, menyambut baik tradisi ini. Ia berharap kegiatan yang dimulai dengan sedekah bumi hingga Mapag Sri dapat meningkatkan hasil produksi dan produktivitas pertanian.

“Mudah-mudahan kolaborasi dengan beberapa OPD terkait dapat memajukan budaya ini menjadi objek wisata budaya leluhur yang berkembang, dan nantinya bisa menjadi wisata agribisnis di Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pandeglang, Tb. A. Khatibul Umam, yang juga hadir dalam acara tersebut, mendoakan warga Kampung Kalapa Cagak agar mendapatkan berkah sehingga dapat memajukan desa, khususnya dalam bidang pertanian, dan mewujudkan cita-cita menjadikan desa sebagai lumbung pangan.

“Dengan hasil panen yang melimpah, ekonomi masyarakat akan semakin sejahtera,” tutupnya.

Baca Lainnya

UKM TIKOM Cetak Jurnalis Muda Lewat Pelatihan Jurnalistik Dasar di Pandeglang

13 February 2026 - 06:24 WIB

PSHT Cabang Pandeglang Gelar UKT Sabuk Hijau ke Putih di Lapangan Kodim 0601

10 February 2026 - 09:34 WIB

Angkat Peran Perempuan, KOPRI STAI KH. Abdul Kabier Gelar Sekolah Islam Gender VII

7 February 2026 - 09:39 WIB

Trauma Heeling SD IT Al Marhamah Pasca Banjir Bersama Al-Qur’an

4 February 2026 - 18:26 WIB

Wujud Kepedulian, Bidpropam Polda Banten Kunjungi Ponpes An-Nuroniah Dan Berikan Santunan

29 January 2026 - 13:19 WIB

Guna Tertib Administrasi: KOPRI PMII Komisariat STIT Al-Khairiyah Mengadakan Kajian Administrasi

28 January 2026 - 09:42 WIB

Trending di Seni & Budaya