Menu

Mode Gelap
 

Aktivis Soroti Dugaan Anggaran Pemeliharaan SDN 3 Keusik Tahun 2025

- Nusakata

3 Feb 2026 12:10 WIB


					Aktivis Soroti Dugaan Anggaran Pemeliharaan SDN 3 Keusik Tahun 2025. (Ist) Perbesar

Aktivis Soroti Dugaan Anggaran Pemeliharaan SDN 3 Keusik Tahun 2025. (Ist)

NUSAKATA.COM – Penggunaan dana bantuan operasional satuan pendidikan (BOSP) di SDN 3 Keusik Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Banten, kini tengah menjadi sorotan publik. Muncul dugaan bahwa anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana dalam laporan dana BOS Tahun Anggaran 2025 tidak direalisasikan secara fisik.

Mengingat kondisi gedung sekolah yang baru saja selesai direhabilitasi total oleh pihak Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Banten.

Dugaan ini mencuat setelah hasil observasi menunjukkan bahwa gedung SDN 3 Keusik masih dalam kondisi sangat baik dan baru diserahterimakan, sehingga dinilai belum memerlukan perbaikan besar atau pemeliharaan yang menyerap anggaran signifikan.

Berdasarkan Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2025, dana BOS memang diperbolehkan untuk pemeliharaan, namun harus didasarkan pada skala prioritas dan kebutuhan nyata sekolah.

“Kami mempertanyakan urgensi anggaran pemeliharaan tersebut. Bangunan ini baru saja tuntas dikerjakan oleh PUPR, artinya masih dalam masa pemeliharaan kontraktor atau setidaknya masih dalam kondisi prima,” ucap Asep Supriatna aktivis Lebak selatan. Senin, (2/2/2026).

Menurut asep, Jika dalam laporan BOS 2025 muncul angka besar untuk pemeliharaan gedung.

“Maka patut diduga ada indikasi anggaran fiktif, ” kata Asep.

Asep mendesak Pemerintah Provinsi Banten untuk memberikan sanksi tegas kepada Kepala Sekolah dan Bendahara yang diduga tidak mematuhi aturan perencanaan dan pertanggungjawaban dana BOS.

Asep juga mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak untuk segera melakukan audit lapangan guna memastikan transparansi pengelolaan dana negara di lingkungan pendidikan tersebut.

Terpisah kepala sekolah SDN 3 keusik saat dimintai keterangan melalui pesan singkat whatsApp menjawab, “Waalaikumsalam ada apa ya”.

Ia juga menjawab bahwa dirinya kepala sekolah SDN 3 keusik,
“Iya betul Iya kenapa”.

Lanjutnya, Ia menjawab, dengan kata Maaf terkait hal tersebut sudah ada tim Monev.

“Ini kita sudah ada pemeriksaan dari tim monev jadi saya tidak berhak lagi menjelaskan. Maaf saya gak mau di ganggu dulu masih pemulihan Baru habis oprasi,” ungkapnya melalui pesan singkat whatsApp.

Baca Lainnya

Wakil Bupati Lahat Sambangi Korban Rumah Roboh Akibat Angin Kencang

31 January 2026 - 23:52 WIB

Fasilitas Air Di Ruang Rawat Inap RSUD Malingping Terganggu, Pasien Keluhkan Kendala Sanitasi

31 January 2026 - 16:01 WIB

Pemkab Lahat Melalui BKPSDM Kab. Lahat Menerima Penghargaan Dari Gubernur Sumatera Selatan

30 January 2026 - 19:06 WIB

Menerima Penghargaan Sebagai Pemerintah Daerah Dengan Implementasi 100% SIPD RI Online 

30 January 2026 - 14:19 WIB

Fakultas Hukum Universitas Samawa Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2026/2027

29 January 2026 - 20:25 WIB

KKN 27 Unimal Tegaskan Sikap: Bullying Kekerasan Yang Mengancam Masa Depan Anak

26 January 2026 - 20:34 WIB

Trending di Daerah