N usanews.co – Curug Cikaso terletak di Kampung Ciniti, Desa Cibitung, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat memiliki keindahan yang tersembunyi.
Walaupun warga menyebut Curug Cikaso, air terjun ini sebenarnya memiliki nama Curug Luhur.
Laporan oleh nusanewa.co dari Keindahan Alam Bumi Pertiwi, Air terjun ini memiliki ukuran 100 meter dan ketinggian sekitar 30 meter. Curug Cikaso terdiri dari tiga titik aliran air dengan dasar air terjun berbentuk kolam yang berisi air jernih berwarna biru.
Dua aliran air terjun tersebut sangat jelas terlihat, berbeda dengan satu aliran lagi yang agak bersembunyi di balik tebing. Aliran ketiga itu memiliki nama yakni, Curug Asepan, Curug Meong, dan Curug Aki.
Curug Cikaso kini dikelola oleh warga setempat, dan kini semakin ramai dikunjungi wisatawan dari luar daerah, baik domestik maupun mancanegara. Tempat itu juga sering digunakan untuk pengambilan gambar film.
Gemuruh derasnya curug ini membuat nada alam yang menangkan. Selain pepohonan hijaunya, kebut air tak lupa titik–titik embun yang menghiasi dedauan menambah asrinya Curug Cikaso ini.
Dibawah curug Cikaso ini ada sebuah muara yang bernama Tegalbuleud yang sangat jernih dengan warna air biru kehijauan. Muara tegalbuleud ini lumayan luas dimana bisa dimanfaatkan pengunjung untuk bermain air. Tetapi diharapkan bagi pengujung berhati – hati karena muara ini sangat dalam, sekitar 15 meter, dan ada aliran listrik di bawah air yang cukup kuat.
Letak curug cukup jauh dari pintu masuk, pengunjung yang ingin ke Curug Cikaso harus berjalan kaki lebih kurang sejauh 1 km. Jika pengunjung tidak ingin jalan kaki, ada perahu sewaan untuk mengantarkan ke curug. Harga sewa perahu sebesar Rp 60.000 sampai Rp 100.000 yang dapat digunakan hingga 10 orang tergantung ukuran dan berat badan.
Kalau dilihat dari lokasi maka air terjun ini sekitar 8 kilometer dari Surade, 15 kilometer dari Jampang Kulon, 32 kilometer dari Ujung Genteng, sekitar 98 kilometer dari Kota Sukabumi, dan sekitar 70 kilometer dari Palabuhanratu. Lokasi Curug Cikaso sudah ditandai dalam Google Maps.
Sumber : Keindahan Alam Bumi Pertiwi






