NUSAKATA.COM – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus sosial untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, peduli, dan siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman bencana.
Peringatan 1 Muharram 1448 H yang jatuh pada 16 Juni 2026 ini menjadi pengingat penting bagi seluruh umat Islam untuk memperkuat nilai-nilai kebaikan dan kebersamaan.
Dalam semangat tersebut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Kebakaran Kabupaten Pandeglang menegaskan pentingnya menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai titik awal penguatan budaya sadar bencana di tengah masyarakat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kabupaten Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, menyampaikan bahwa makna hijrah memiliki relevansi kuat dengan upaya membangun ketangguhan daerah dalam menghadapi risiko bencana.
“Hijrah bukan hanya perubahan spiritual, tetapi juga perubahan cara pandang dan perilaku. Dari yang abai menjadi peduli, dari yang tidak siap menjadi siaga. Inilah semangat yang ingin kita bangun dalam masyarakat Pandeglang,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Pandeglang sebagai wilayah dengan potensi bencana seperti banjir, longsor, gempa bumi, hingga tsunami, membutuhkan kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan.
BPBD juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya berdoa, tetapi juga melakukan langkah konkret seperti memahami jalur evakuasi, mengikuti edukasi kebencanaan, menjaga lingkungan, serta aktif dalam kegiatan mitigasi di tingkat desa.
“Kesiapsiagaan adalah bagian dari ikhtiar. Kita tidak bisa mencegah bencana, tetapi kita bisa mengurangi risikonya. Ini yang terus kami dorong bersama masyarakat,” lanjut Riza Ahmad Kurniawan.
BPBD Pandeglang menegaskan bahwa ketangguhan daerah hanya dapat terwujud melalui kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, tokoh agama, pemuda, relawan, hingga masyarakat umum.
“Mari jadikan 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum hijrah kolektif menuju Pandeglang yang lebih aman dan tangguh bencana. Dari kepedulian lahir kesiapsiagaan, dari kebersamaan tumbuh ketangguhan,” tutupnya.
Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Semoga Pandeglang senantiasa dalam lindungan Allah SWT dan semakin siap menghadapi segala bentuk potensi bencana dengan semangat kebersamaan.








