Home Daerah Samsat Pandeglang Sasar Penunggak Pajak, Puluhan Kendaraan Terjaring Razia

Samsat Pandeglang Sasar Penunggak Pajak, Puluhan Kendaraan Terjaring Razia

30
0

NUSAKATA – UPTD PPD Pandeglang Bapenda Banten menjaring puluhan pengendara yang menunggak pajak pada razia kendaraan bermotor di Alun-alun Pandeglang, Kamis 4 Juni 2026.

Hal itu dilakukan untuk memberikan edukasi dan kesadaran dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

Pada razia tersebut melibatkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pandeglang, Jasa Raharja, dan unsur Satlantas Polres Pandeglang.

Kepala UPTD PPD Pandeglang Bapenda Banten, Epy syafiullah mengatakan, razia pajak kendaraan bermotor dilakukan serempak di seluruh Provinsi Banten, untuk meningkatkan kesadaran membayar pajak kendaraan.

“Razia ini akan di laksanakan selama bulan Juni 2026 , di sejumlah titik di Kabupaten pandeglang. Razia ini tidak semata-mata bertujuan memberikan sanksi, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak tepat waktu. Karena Pajak kendaraan merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik,” kata Kepala UPTD PPD.

Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan pengendara diketahui belum melakukan pembayaran pajak kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku. Terdapat. Beberapa pengendara membayar pajak di tempat sebanyak 21 WP, dan 29 WP yang belum membayar.

“Tadi ada sekitar 50 kendaraan yang diketahui menunggak pajak kendaraannya, kami arahkan untuk segera membayar pajak kendaraannya tersebut, l” ujarnya.

Petugas juga menyediakan layanan pembayaran pajak di lokasi melalui mobil Samsat keliling. Sejumlah pengendara yang terjaring langsung memanfaatkan fasilitas tersebut untuk melunasi tunggakan mereka. Praktik pembayaran pajak di tempat juga telah diterapkan dalam sejumlah operasi gabungan di berbagai wilayah.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengingatkan masyarakat agar memenuhi kewajibannya sebagai wajib pajak. Kepatuhan membayar pajak akan berdampak langsung pada pembangunan daerah,” pungkasnya.

Salah seorang pengendara, Fadilah mengaku terlambat membayar pajak karena kesibukan pekerjaan.

“Saya belum sempat membayar pajak, dan kebetulan ada razia pajak dan bisa membayar di tempat, saya langsung bayar,” katanya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here