NUSAKATA.COM – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Aliansi Lebak Selatan (ALS) melayangkan mosi tidak percaya dan mendesak Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Malingping untuk segera meletakkan jabatannya.
Desakan ini muncul menyusul berbagai persoalan krusial yang dianggap tak kunjung usai di bawah kepemimpinan Plt Direktur. Sabtu, (21/02/2025).
Persoalan yang memicu tuntutan mundur ini mencakup isu pemutusan kontrak tenaga outsourcing secara sepihak yang sempat viral pada awal Februari 2026, serta dugaan ketidakterbukaan informasi terkait Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS).
Di tambah dengan beberapa Fasilitas kebutuhan pasen dan keluarga pasen seperti air kran diruang rawat inap sering mati, tangga lif tidak berfungsi, pendingin ruangan tidak stabil (AC).
Dengan hal tersebut, Agus Rusmana aktivis yang tergabung aliansi Lebak selatan menyatakan bahwa, Plt yang berkepanjangan seharusnya tidak menjadi alasan.
“Atas stagnasi pelayanan dan carut-marutnya manajemen internal,” ungkap Agus.
“Kami melihat kepemimpinan saat ini gagal memberikan rasa aman bagi pekerja dan kepastian layanan bagi masyarakat,” tambah Agus.
Agus juga menegaskan bahwa, Plt RSUD Malingping yang sekarang kalau tidak mampu segera mengundurkan diri.
“Jika tidak mampu berbenah, lebih baik mundur daripada menghambat kemajuan RSUD milik Pemprov Banten ini,” tegasnya.
Hal senada diungkapkan ketua KKPMP marcab Malingping, Andres juga menilai bahwa di RSUD Malingping banyak catatan merah terkait aspek operasional lainnya.
“Selain masalah internal pegawai RSUD Malingping juga terus dibayangi catatan merah terkait aspek operasional lainnya,” ucap Andres.
Andres juga menambahkan, manajemen RSUD malingping yang diduga semraut akan berdampak pada pelayanan masyarakat dan kesembuhan pasen.
Aktivis meminta Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Kesehatan Provinsi Banten untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh dan menunjuk Direktur definitif yang kompeten demi memulihkan kepercayaan publik terhadap RSUD Malingping.
Jika tuntutan ini tidak diindahkan dalam waktu dekat, aliansi Lebak Selatan akan melakukan aksi unjuk rasa dengan menghadirkan massa yang tidak main-main.
“Untuk menuntut perbaikan fasilitas kesehatan di wilayah Lebak Selatan dan mendesak Plt mengundurkan diri,” tegasnya.





