NUSAKATA.COM – Sejumlah pasien dan keluarga pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malingping mengeluhkan kondisi ketersediaan air bersih di toilet rumah sakit yang tidak mengalir dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan proses pemulihan pasien.
Salah satu keluarga pasien, yang namanya enggan di sebutkan mengungkapkan, bahwa air di toilet ruang perawatannya sering mati total, sehingga mereka kesulitan untuk keperluan mandi maupun buang air.
“Kami sangat keluhkan terkait pasilitas di toilet ruang rawat inap. Karena airnya gak jalan, sehingga kalau mau buang air kecil maupun yang lainnya kesulitan. Ya karena di dalam kamar mandi inap airnya tidak keluar sama sekali,” ujarnya. Pada, Jumat, (30/01/2026).
Seorang perawat saat di mintai keterangan oleh tim redaksi nusakata.com menjawab tidak tahu.
“saya tidak tahu pak silahkan saja tanya ke yang lain,” ungkapnya dengan singkat.
Di tempat yang sama, pekerja kebersihan Clening Servis menerangkan, bahwa air kran di RSUD sudah tiga hari tidak jalan.
“Bahkan ada keluarga pasien yang sengaja beli air galon diluar untuk kebutuhannya,” terangnya.
Terpisah, direktur Rumah Sakit Umum Malingping saat di hubungi melalui pesan singkat whatsApp saat di mintai keterangan terkait hal tersebut, akan tetapi tidak menjawab.
Keluhan ini muncul di tengah upaya Pemerintah Daerah untuk meningkatkan standar pelayanan kesehatan.
Sebagai rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Banten, RSUD Malingping diharapkan memiliki standar sarana prasarana yang memadai. Keluhan terkait fasilitas fisik sebelumnya juga sempat menjadi perhatian, termasuk masalah plafon bocor dan AC rusak yang sempat jadi sorotan.
Pihak manajemen RSUD Malingping melalui unit terkait diharapkan segera melakukan perbaikan teknis pada jaringan distribusi air agar pelayanan rawat inap kembali optimal.





