Menu

Mode Gelap
 

Mahasiswa KKN Dorong UMKM Desa Jagabaya Naik Kelas Lewat Strategi Digital Marketing Berkelanjutan

- Nusakata

22 Jan 2026 21:52 WIB


					Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok VI Desa Jagabaya, Kecamatan Warungunung, Kabupaten Lebak menggelar Workshop Digital Marketing bertema “Strategi Digital Marketing Efektif untuk Meningkatkan Penjualan di Era Digital”, Senin (19/1/2026). Perbesar

Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok VI Desa Jagabaya, Kecamatan Warungunung, Kabupaten Lebak menggelar Workshop Digital Marketing bertema “Strategi Digital Marketing Efektif untuk Meningkatkan Penjualan di Era Digital”, Senin (19/1/2026).

NUSAKATA.COM– Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok VI Desa Jagabaya, Kecamatan Warungunung, Kabupaten Lebak menggelar Workshop Digital Marketing bertema “Strategi Digital Marketing Efektif untuk Meningkatkan Penjualan di Era Digital”, Senin (19/1/2026).

Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Jagabaya sejak pukul 08.30 WIB hingga selesai. Workshop tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Jagabaya, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran yang lebih efektif dan berkelanjutan. Program ini menjadi salah satu agenda unggulan mahasiswa KKN dalam mendorong penguatan ekonomi desa berbasis literasi digital.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Desa Jagabaya, Idris Supriadi, S.Or., M.Pd, mengapresiasi pelaksanaan workshop yang dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat di tengah transformasi digital.

“Kegiatan ini sangat luar biasa dan sesuai dengan perkembangan zaman. Materi yang disampaikan bersifat aplikatif dan solutif bagi kemajuan UMKM Desa Jagabaya,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain program bank sampah, workshop digital marketing menjadi bagian dari strategi KKN Desa Jagabaya 2026 dalam menumbuhkan kesadaran literasi digital dan kemampuan pemasaran berbasis teknologi di tingkat desa.

Sementara itu, Kepala Desa Jagabaya, Ahmad, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut selaras dengan program pemberdayaan UMKM yang tengah dijalankan pemerintah desa.

“Di era digital, pemasaran tidak lagi terbatas wilayah. Melalui media sosial, produk UMKM bisa menjangkau pasar yang lebih luas, bahkan ke luar daerah,” katanya.

Ahmad juga menegaskan komitmen pemerintah desa untuk terus mendukung penguatan kapasitas pelaku UMKM agar mampu mengelola pemasaran digital secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Dari sisi pelaku usaha, Nia, pemilik UMKM Emping Ceria, mengaku workshop ini memberikan pemahaman baru terkait pemasaran digital.

“Selama ini kami bingung soal digital marketing. Lewat workshop ini, kami jadi punya gambaran bagaimana memulai penjualan secara online,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat. Melalui workshop ini, pelaku UMKM Desa Jagabaya diharapkan mampu mulai mengimplementasikan strategi digital marketing secara mandiri guna meningkatkan penjualan dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Baca Lainnya

Viral, Jalan Rabat Beton Menuju Sawah Rapuh Dan Tambal Sulam

22 January 2026 - 20:32 WIB

Penantian Panjang Terwujud, Bupati Dompu Serahkan Simbolis Lima Ribuan SK PPPK Paruh Waktu

21 January 2026 - 14:37 WIB

Sidang Senat Terbuka Dalam Rangka Yudisium Dan Wisuda Program Sarjana Dan Magister

21 January 2026 - 01:55 WIB

Penilaian SKP ASN Disorot, Pemuda Muhammadiyah SBB Desak Bupati Evaluasi Tim Penilai

20 January 2026 - 20:20 WIB

Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) kembali menyoroti proses penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten SBB yang dinilai tidak berjalan objektif dan berpotensi merugikan aparatur secara administratif.

China Bangun Pulau Besar Setelah Timbun Pasir Belasan Tahun

19 January 2026 - 13:14 WIB

Aktivis Soroti Musyawarah Panitia PTSL dengan Warga, Dinilai Siasat Tutupi Pengembalian Dana

17 January 2026 - 13:04 WIB

Trending di Daerah