NUSAKATA.COM – Front Aksi mahasiswa (FAM) Pandeglang Raya angkat bicara perihal adanya dualisme yang mengatasnamakan FAM dalam bentuk gerakan-gerakan mahasiswa kabupaten Pandeglang. Jumat, (29/08/25).
Keresahan ini bermula karena Maraknya penyalahgunaan dalam sektor-sektor gerakan pragmatis yang di lakukan oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan dirinya sebagai FAM Pandeglang
Pirman Hidayatullah sebagai presedium terlantik menyatakan bahwa tidak ada dualisme dalam FAM di kabupaten Pandeglang, itu di buktikan secara Sah dengan di bentuknya Konferensi wilayah dan pelantikan yang sudah di laksanakan pada 16 Agustus 2025
“Tidak ada dualisme dalam FAM, FAM hanya satu yaitu FAM Pandeglang Raya. Secara De facto dan De jure kita sudah di sahkan melalui mekanisme Konferensi wilayah dan Pelantikan,” ungkapnya.
Dia juga menghimbau bahwa bila ada gerakan mengatasnamakan organisasi FAM kabupaten Pandeglang itu bukan merupakan kader atau Anggota FAM yang Sah
“Adapun gerakan-gerakan yang ada di laur daripada FAM Pandeglang Raya bukan merupakan bagian dari kami, itu oknum yang memanfaatkan nama FAM untuk kepentingan pribadi,” katanya.
Daerobi selaku Sekertaris jenderal dari FAM Pandeglang Raya juga angkat bicara, dia berpendapat bahwa memang sebelum adanya konferensi Wilayah dan Pelantikan sempat ada nama FAM Pandeglang berdiri di kabupaten pandeglang, namun itu sudah terlalu lampau dan keluar dari garis-garis koridor gerakan organisasi.
“Sempat berdiri nama FAM di kabupaten Pandeglang namun atas dasar penyelamatan dari organisasi dan arahan dari pendiri kita kembalikan FAM Ke dalam jalan yang seharusnya,” tuturnya.
Pendapat ini di dukung oleh Aly Soero dan pemvina selaku pendiri dari FAM Banten bahwa FAM kabupaten Pandeglang hanya satu dan Itu Hanya FAM Pandeglang Raya.
“FAM kabupaten Pandeglang hanya satu, FAM Pandeglang Raya dan tidak ada dualisme di dalamnya,” jelasnya.
Dia juga menambahkan Harapannya FAM Pandeglang Raya kembali bergerak pada sektor-sektor kepentingan masyarakat, kembali pada jalur yang seharusnya karena berdasarkan dengan prinsip di dirikannya FAM
“FAM Pandeglang Rayaharus terus pada Masyarakat karena ketika kamu melihat penindasan dan hati kamu tergerak untuk melawan maka kamj adalah bagian dari FAM,” tutupnya.***