NUSAKATA.COM – Sebuah acara tasyakuran digelar pada Jumat (23/5/2025) di Pabrik Mini CPO milik Kencana Agro Besemah Abadi (KABA) yang berlokasi di Desa Keban, Kecamatan Lahat. Acara ini dihadiri oleh Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi, S.E., Wakil Bupati Widia Ningsih, S.H., M.H., masyarakat setempat, OPD terkait, serta para kepala desa.
Founder KABA, Bobi Alkadrie, menjelaskan bahwa pabrik ini memanfaatkan lahan sekitar satu hektare untuk mengolah berondolan sawit—bukan tandan buah segar (TBS). Dalam operasional 10 jam per hari, pabrik ini mampu menghasilkan hingga 20 ton CPO berkadar asam tinggi yang banyak digunakan untuk ekspor, terutama dalam industri kosmetik, sabun, dan sekitar 20 produk turunan lainnya.
“Prosesnya sederhana, sawit dinaikkan ke konveyor, direbus, lalu menghasilkan CPO asam tinggi. Limbah berupa serabut dimanfaatkan sebagai pakan ternak,” terang Bobi.
Saat ini, sudah ada pembeli yang bersedia membeli produk CPO ini seharga Rp 3.000 per kilogram. Dengan 25 karyawan yang terlibat, pabrik ini turut mendukung perekonomian warga sekitar.
Bobi berharap ke depan bisa menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan Pemkab Lahat, guna mengembangkan model pabrik mini ini lebih luas lagi.
Secara terpisah, Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi, S.E. yang turut meninjau langsung proses produksi menyatakan dukungannya terhadap inovasi anak muda seperti Bobi. Menurutnya, potensi 20 ribu hektare lahan sawit milik rakyat di wilayah Kikim sangat besar untuk mendukung pabrik serupa.
“Dengan hasil produksi bulanan yang bisa mencapai Rp 6 miliar, kontribusi ini sangat positif bagi perekonomian daerah,” tambah Bupati. Ia juga berharap ke depan akan muncul pabrik-pabrik mini lain yang tidak hanya memproduksi CPO asam tinggi, tetapi juga minyak sawit konsumsi. (Robby)





