NUSAKATA.COM – Sekelompok manusia silver di Makassar, Sulawesi Selatan, melakukan penyerangan terhadap petugas Satpol PP saat razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) pada Kamis, 8 Mei 2025. Mereka melawan dengan melempar batu dan menembakkan anak panah ke arah petugas.
Dalam rekaman video warga yang menyebar luas, tampak beberapa manusia silver yang biasa beraktivitas di simpang Jalan Veteran dan Sungai Saddang mencoba menghindar saat hendak ditertibkan. Mereka sempat kabur ke kawasan kanal, lalu kembali menyerang dibantu oleh sejumlah warga yang merupakan keluarga mereka.
“Biasanya mereka berkumpul dalam jumlah banyak. Begitu kami datang, perlawanan langsung terjadi,” ungkap Plt Kasatpol PP Makassar, Fathur Rahim, pada Jumat, 9 Mei 2025.
Beruntung, tidak ada petugas yang mengalami luka parah dalam insiden tersebut. Penertiban ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Satpol PP Makassar demi menjaga ketertiban kota dan kelancaran lalu lintas. Bahkan, petugas dari 14 kecamatan turut dilibatkan dalam operasi ini.
“Risiko seperti ini sudah kami antisipasi saat bertugas. Walau ada yang membawa busur, tak ada anggota yang cedera,” tambah Fathur.
Simpang tersebut memang dikenal sebagai salah satu titik favorit bagi manusia silver untuk mengemis kepada pengendara. Dinas Sosial Makassar telah memasang papan larangan guna mencegah warga memberikan uang kepada pengemis atau gelandangan.
Satpol PP Makassar menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penertiban terhadap pengemis jalanan dalam berbagai bentuk. Warga yang terjaring akan dibina oleh Dinas Sosial.
Fenomena manusia silver di Makassar kini makin marak, terutama di berbagai persimpangan jalan dan lampu merah. Keberadaan mereka dinilai mengganggu dan dapat memperlambat arus lalu lintas.





