Menu

Mode Gelap
 

Mahasiswa KKN Kelompok 7 IAIN Langsa Sosialisasikan Pembuatan Briket Dari Limbah Pelepah Sawit

- Nusakata

19 Feb 2025 15:15 WIB


					Mahasiswa KKN Kelompok 7 IAIN Langsa Sosialisasikan Pembuatan Briket Dari Limbah Pelepah Sawit Perbesar

NUSAKATA.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 7 IAIN Langsa mengadakan sosialisasi pembuatan briket dari limbah pelepah sawit kepada ibu-ibu PKK di Desa Sei Meran, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat. Selasa, (18/02/25).

Program ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah perkebunan sawit menjadi sumber energi alternatif yang bernilai ekonomis.

“Program ini merupakan upaya kami untuk mengenalkan pemanfaatan limbah pelepah sawit yang sangat melimpah di desa ini. Briket dari pelepah sawit bisa menjadi alternatif bahan bakar yang ramah lingkungan dan ekonomis,” ujar Putri Nathasyah, HUMAS KKN Kelompok 7 IAIN Langsa.

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN mendemonstrasikan proses pembuatan briket mulai dari pengeringan pelepah sawit, pengarangan, hingga pencetakan.

“Kami mengajarkan teknik pembuatan briket yang sederhana dan bisa dilakukan dengan peralatan rumah tangga. Prosesnya mudah dan tidak memerlukan biaya besar,” jelas Sayid Ali Ridha, Ketua KKN Kelompok 7 IAIN Langsa.

Ibu Reni Astuti, Ibu Kepala Desa Sei Meran yang hadir dalam sosialisasi mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN.

“Program ini sangat bermanfaat untuk ibu-ibu di desa kami. Selain bisa menghemat pengeluaran untuk usaha masyarakat seperti pedagang bakso bakar dan pedagang sate, juga bisa mengurangi limbah pelepah sawit di lingkungan kita,” ungkapnya.

“Di dusun kami banyak sekali limbah pelepah sawit yang tidak dimanfaatkan. Dengan adanya pelatihan ini, ibu-ibu bisa mengolahnya menjadi briket untuk keperluan memasak dan menyetrika sehari-hari karena di dusun saya masih ada ibu ibu yang menggunakan setrika arang,” tambah Ibu Mislawati, Kepala Dusun 5

Siti Salsabila, Bendahara KKN Kelompok 7 IAIN Langsa menjelaskan, “Briket dari pelepah sawit memiliki pembakaran yang baik dan bisa menjadi alternatif pengganti arang bakau yang saat ini sudah ilegal. Selain itu, pembuatan briket juga bisa menjadi peluang usaha baru bagi ibu-ibu PKK.”

Program ini mendapat sambutan positif dari seluruh peserta sosialisasi. Mahasiswa KKN juga memberikan kertas panduan pembuatan briket yang dapat digunakan ibu-ibu PKK sebagai referensi untuk mengembangkan produksi briket di masa mendatang.***

Baca Lainnya

China Bangun Pulau Besar Setelah Timbun Pasir Belasan Tahun

19 January 2026 - 13:14 WIB

Sekolah Disegel Yang Mengklaim Ahli Waris, Siswa Tak Dapat Masuk

19 January 2026 - 12:23 WIB

LIRA Resmi Rapat Nasional Ke II

17 January 2026 - 00:29 WIB

PURMA Nilai Tata Kelola Sekretariat Daerah Pandeglang Semakin Tertib dan Stabil di Tahun 2026

14 January 2026 - 10:27 WIB

Alfiyah Mubarok Indonesia Sasar Warga Korban Banjir Berikan Bantuan

14 January 2026 - 04:45 WIB

PMII: Pernyataan Pimpinan DPRD Kabupaten Serang yang Tidak Sejalan Tunjukkan Lemahnya Kepemimpinan 

14 January 2026 - 00:25 WIB

Trending di News