Home Nasional KAMMI Sumut Apresiasi Penangkapan Begal Tempo Dua Jam Polsek Medan Labuhan

KAMMI Sumut Apresiasi Penangkapan Begal Tempo Dua Jam Polsek Medan Labuhan

2
0

Medan | Nusanews.co – Polres Pelabuhan Belawan Melalui Polsek Medan Labuhan berhasil dalam tempo waktu 2 jam menangkap 3 anggota genk motor yang menjadi pelaku begal.

Kejadian viral itu terjadi di Pasar IV Desa Helvetia pada Sabtu (11/5/2024). Pelaku ketiga yang berhasil ditangkap adalah AM (17), AA (16), dan FRH (15), yang diamankan di depan Asrama Zipur, Pulo Brayan.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban, SH., SIK., MKP., melalui Kapolsek Medan Labuhan, Kompol PS Simbolon, SH., menjelaskan kronologi kejadian.

Bahwa awalnya para pelaku yang merupakan anggota Genk Motor Parto, sebanyak 12 orang, datang ke sekitar sekolah PAB Desa Helvetia dengan tujuan mencari lawan untuk tawuran, namun tidak menemukan lawan.

Kemudian korban, Halim Pramana, keluar dari Jalan Mesjid Gang Buntu, dan langsung dikejar oleh para tersangka yang mengancam korban dengan senjata tajam.

Korban terjatuh dan kemudian tersangka FRH mengancam dengan ketapel hingga korban ketakutan dan melarikan diri. TSK AM kemudian mengambil sepeda motor korban dan para pelaku kabur.

“Setelah korban melapor ke Polsek Medan Labuhan, Satuan Reskrim Polsek Medan Labuhan langsung melakukan pencahayaan dan berhasil menangkap pelaku ketiga di depan Asrama Zipur, Pulo Brayan.” Ungkap Kapolsek.

“Saat ini, ketiganya sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut, dan untuk pelaku lainnya, akan tetap dilakukan upaya penangkapan.” Tambahnya.

Melihat hal tersebut Nugra Ferdino, S.Sos Wakil Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumatera Utara dalam wawancara hari ini, Jum’at (17/05/2024) mengatakan

“KAMMI Sumut Mengapresiasi Kapolres pelabuhan Belawan atas respon Cepat aduan Masyarakat dan Kapolres berhasil Membina Bawahan yang sigap dalam menangani aduan Masyarakat.” ucapnya.

Nugra yang merupakan Alumni Ilmu Politik USU juga menambahkan “Bahwa aksi respon cepat harus menjadi budaya kepolisian yang harus hadir di tengah tengah masyarakat. dan patut di apresiasi setinggi-tingginya. Pungkas nya. (M. Bachtiar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here